Diposting : 18 June 2019 22:35
Release - Bali Tribune
Bali Tribune/Duta Gianyar pada lomba Taman Penasar atau pesantian di Art Centre.
balitribune.co.id | Denpasar  -  Masih dalam rangkaian kegiatan PKB ke 41 di Art Centre Denpasar, digelar Lomba Taman Penasar yang di Kalangan Ratna Kanda, siang kemarin. Limba ini jadi perhatian pengunjung yang begitu antusias mendengarkan likuk likuk tembang yang bercerita itu.
 
Taman Penasar adalah seni tembang bertutur yang dikembangkan dari tradisi pesantian. Kali ini duta dari kabupaten gianyar, yakni sanggar LekLok membawakan tontonan yang penuh dengan tatwa (nilai kehidupan). “Ya, itu memang menjadi aspek yang ditekankan dari kami Tabanan, yakni aspek tatwa, sehingga taman penasar kami pun menceritakan tentang kegiatan berdiskusi sambil berdharma gita para remaja,” tutur I Wayan Wahyudi Antara, selaku pembina sanggar LekLok.
 
Berdikusi dan berdharma gita yang dilakukan pun menurut Wahyudi berkaitan dengan tema besar PKB-41 yakni ‘Bayu Pramana’. “Bagaimana caranya agar memuliakan angin, salah satunya adalah dengan pranayama, dharma gita. Dengan dharma gita itulah seseorang memuliakan angin, karena dalam dharma gita seeorang mengontrol angin itu sendiri,” imbuhnya. 
 
Persiapan yang dilakukan sanggar LekLok ini pun menghabiskan waktu selama dua bulan. Dalam penampilannya, berbagai nilai-nilai dalam tembang Bali itu pun dikemas dengan celetukan para penembang yang saling bersahutan untuk memberi kritik dan nasihat. Suasana pun ramai dan padat penonton. “Sehingga taman penasar kami bukan hanya tontonan tapi ada juga tuntunan, agar penonton pulang dengan bekal nilai kehidupan yang bersumber dari ajaran agama.” tutupnya.