Diposting : 8 January 2018 20:55
Release - Bali Tribune
PB3AS
Keterangan Gambar: 
Gubernur Pastika saat acara PB3AS di Renon, Minggu (7/1) pagi.

BALI TRIBUNE - JELANG Pilgub 2018 sudah tentu akan menentukan siapa putra terbaik yang akan menggantikan tahta Gubernur Bali dua periode Made Mangku Pastika.

Selama kepemimpinannya yang pro rakyat telah banyak dinikmati dan dirasakan langsung dari program yang dicanangkan seperti bedah rumah.

Namun ada yang bukan dari bagian program namun jadi ide cemerlangnya untuk membuka masukan dan uneg-uneg warga serta keluh kesah yang dapat dituangkan secara bebas pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS).

Karenanya, Mangku Pastika yang jelang pensiunnya berharap siapapum yang memimpin Bali agar tetap melanjutkan PB3AS. Karena itu merupakan bentuk demokrasi langsung yang hanya ada satu di Indonesia. Bahkan di dunia hanya ada satu yang mirip, yakni di Hyde Park, London.

Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menyampaikan pendapatnya di atas Podium tersebut, Minggu (7/1) pagi. Oleh karena itu ia berharap masyarakat Bali memanfaatkan podium ini sebaik-baiknya. Khususnya untuk menyampaikan masukan kepada Gubernur di akhir masa jabatannya. “Disini boleh komplain, boleh menyampaikan rencana, saran, kritik, apa saja,” kata Gubernur yang akan menyelesaikan masa jabatannya bulan Agustus 2018 mendatang.

Menurutnya semua yang disampaikan di podium akan direkam dan dicatat oleh Pemprov Bali. Ia menambahkan tidak banyak pemerintahan yang berani membuat acara demokrasi langsung seperti ini. Oleh karena itu ia berharap pemerintahan selanjutnya mau melanjutkan panggung demokrasi ini. Karena menurutnya podium ini merupakan tempat penyaluran aspirasi masyarakat agar tidak membicarakan sesuatu di belakang.

Ia berharap dengan adanya saluran penyampaian, masyarakat tidak menyimpan masalah di dalam hati yang bisa berakibat stres. “Akhir Juni kita sudah punya Gubernur terpilih. Kita punya kesempatan sedikit. Saya mohon masukan yang bisa saya lakukan di akhir masa jabatan saya melalui podium ini,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Pastika juga berpesan kepada masyarakat ada empat kata ajaib yang bisa diterapkan dalam kehidupan. Keempat kata tersebut adalah Cukup, kedua Sabar, ketiga Maaf dan keempat Terima kasih. Dengan merasa cukup menurutnya manusia akan terhindar dari rasa iri dan dengki. Sementara sabar menurutnya adalah ciri orang yang kuat. Sedangkan meminta maaf harus dilakukan jiak memang salah dan tak lupa mengucapkan terima kasih atas jasa orang lain.