Bali Tribune, Rabu 25 April 2018
Diposting : 3 February 2018 16:04
Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
STIKOM
Keterangan Gambar: 
Mentri Moh.Nasir saat melihat karya para mahasiswa STIKOM Bali.

BALI TRIBUNE - Lebih dari 150 Perguruan Tinggi di Indonesia sudah mulai mendaftarkan sistem kuliah dengan cara online. Menariknya, baru 51 saja universitas yang memakai cara online dalam perkuliahan dan STIKOM Bali satu diantaranya.

Dari deretan keberhasilan STIKOM Bali, diakui langsung oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof.H.Mohomad Nasir, Ph.D., Ak. Jumat (2/2) saat berkunjung ke kampus STIKOM Bali. Dikatakan Menteri, sudah ada 257 mata kuliah yang diterapkan oleh 51 universitas dengan cara online.
"Harapan saya sistem online dalam penerapan pelajaran matakuliah bisa terus berkembang. STIKOM Bali sudah melakukan itu dan hasilnya cukup gemilang," tegas Menteri Nasir.

Dijelaskannya bahwa Indonesia harus siap menyambut persaiangan di era globalisasi pendidikan saat ini. Setidaknya, harapan pendidikan di Indonesia bisa masuk rangking 200 besar saja di selurih dunia. "Saat ini saja Perguruan Tinggi di Indonesia baru masuk diantara 500 besar di dunia. Kedepan harus mampu ada di 200 besar dunia," sentil Nasir.

Sementara itu terkait kunjungan Menteri, Ketua STIKOM Bali Dr.Dadang Hermawan menjelaskan bahwa kesiapan STIKOM Bali dalam menyambut Globalisasi Pendidikan dan Revolusi Industri IV ada banyak hal dapat dibuktikan. Selain telah menerapkan sistem ISO sejak 2008, juga sudah membuka kelas Internasional untuk program dual degree bekerjasama dengan HELP Universitas Kuala Lumpur, Malaysia.

"Sejak dibuka kelas Internasional, sudah melukuskan 65 orang. Dan saat ini ada 150 kelas Internasional dari 6000 mahasiswa di STIKOM Bali," beber Dadang dihadapan Menteri.

Selain itu, lanjut Dadang bahwa sejak tahun 2010 STIKOM Bali telah membuka Bali Cross Culture Program (BCCP). Ini bertujuan sebagai jembatan bagi mahasiswa asing yang melakukan kuliah lapangan di STIKOM Bali sekaligus belajar seni dan kebudayaan dari kehidupan masyarakat Bali.