Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sweeping Lapas, Temukan Syair Togel

Bali Tribune/ SWEEPING - Petugas keamanan Lapas Kelas II B Singaraja, menggelar sweeping ke kamar sel tahanan napi,Jumat (13/12)
balitribune.co.id | Singaraja  – Untuk memastikan kemanan Lapas Kelas IIB Singaraja, secara mendadak bagian kemanan si Lapas tersebut menggelar sweeping, Jumat (13/12) sore. Seluruh kamar narapidana (napi) termasuk kamar mandi umum diperiksa secara ketat untuk memastikan barang terlarang tidak ada dalam lingkungan Lapas tersebut.
 
Hasilnya,ditemukan sejumlah barang, diantaranya belasan pepel obat asma di kamar nomor 15 narapidana narkoba. Bahkan, benda tajam seperti gunting dan cutter juga ditemukan didalam kamar napi.Uniknya,disalah satu kamar sel napi ditemukan satu buah buku syair togel.
 
Kepala Keamanan Lapas Kelas IIB Singaraja, Nyoman Ladra mengatakan,sweeping yang dilakukan sebetulnya tugas rutin yang dilakukan setiap minggu.Dan kerap menemukan benda-benda yang dianggap tak layak ada dalam kamar para napi. Seperti temuan buku syair togel yang ditemukan disalah satu sel napi, menurut Ladra, merupakan kiriman dari keluarga saat membezuknya.Biasanya para napi meminta  kepada keluarganya untuk dipasangkan nomor togel sesuai pilihannya.
 
"Buku syair togel mungkin dijadikan hiburan para napi untuk menghilangkan rasa bosan.Malam hari sambil baca-baca syair  dan  kemudian saat keluarganya datang minta dipasangkan nomor yang telah dipilih.Saya rasa hal seperti ini tidak bisa terlalu diketatkan, agar mereka juga bisa refreshing," jelas Ladra.
 
Terkait temuan sajam berupa gunting dan cutter,Ladra menyebut, digunakan oleh napi untuk membuat keterampilan. Begitu juga dengan obat asma.Menurut Ladra,obat asma itu diberikan oleh dokter di lapas kepada salah satu napi kasus narkoba. Namun, obat itu  ternyata tidak pernah diminum yang bersangkutan sehingga menumpuk di biliknya.
 
"Temuan obat itu kita kembalikan   ke poliklinik. Fan obat itu pemberian dari dokter. Setiap minggu obatnya harus diambil, namun nyatanya tidak pernah diminum. Hanya dia simpan, jaga-jaga kalau asmanya kambuh sehingga menumpuk," terang Ladra.
 
Saat ini, menurut Ladra, jumlah napi yang ada di Lapas Kelas IIB Singaraja sebanyak 263 orang. Napi laki-laki sebanyak 249 orang dan 14 orang napi perempuan. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.