Diposting : 22 May 2019 00:10
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ DIGEMBLENG – Petarung Badung yang dipersiapkan berlaga di ajang Porprov Bali XIV/2019 Tabanan terus ditempa latihan.
balitribune.co.id | Mangupura - Sama seperti Porprov Bali XII/2017 Gianyar, pada Porprov Bali XIV/2019 Tabanan Pengkab Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Badung tetap menargetkan keluar sebagai juara umum di cabor tarung derajat. Jika itu dicapai, maka tiga kali berturut-turut Kodrat Badung meraih predikat itu.
 
Untuk menggapai target tersebut, Kodrad Badung sudah menyiapkan 16 petarung terbaiknya dan digembleng dalam pelatihan terprogram.
 
Koordinator pelatih Kodrat Badung, I Gusti Ngurah Dedy saat dihubungi Senin (20/5) menjelaskan, dua tahun lalu saat di Gianyar, tim tarung derajat Badung membawa pulang 7 medali emas.
 
"Tahun ini target tetap sama. Kami sudah menyiapkan tim sudah lumayan lama dengan persiapan tahap demi tahap," ujar Gusti Ngurah Dedy.
 
Lanjutnya, 16 petarung itu disebutkannya terbagi menjadi 9 petarung putra, 5 petarung putri dan 1 pasang seni gerak. Yang lebih spesial lagi, 6 di antaranya (3 putra, 3 putri) merupakan petarung yang saat ini menghuni tim bayangan tarung derajat Pra-PON Bali.
 
"Ada bebannya juga, karena 6 petarung itu dituntut harus juara di Porprov Bali nanti. Karena, dengan juara itu otomatis akan masuk menjadi tim inti Pra-PON Bali," tegas pria yang akrab disapa Gung Dedy ini.
 
Meski begitu, dengan adanya petarung Pra-PON tersebut, peluang untuk meraih juara itu dikatakannya terbuka lebar. Apalagi, mereka yang tergabung di tim Pra-PON saat ini adalah hasil dari kejurprov. Dimana, di kejurprov tersebut, kelas dan petarung yang ambil bagian, diprediksi akan sama saat di Porprov Bali mendatang.
 
"Intinya kerja keras dalam persiapan. Tapi Itu bukan jaminan 100 persen bisa meraih medali emas di porprov nanti. Intinya kan kerja keras," sebutnya.
 
Mengenai latihan, pihaknya saat ini rutin menggenjot para petarung selama 4 kali dalam seminggu. Saat ini, yang menjadi titik berat latihan adalah soal fisik. Barulah, mulai awal Juni mendatang, mengarah ke teknik dan strategi.
 
Disinggung mengenai apakah ada try out ke luar daerah, Gung Dedy menyebut hal itu memang sudah direncanakan. Bahkan, tempatnya sudah ditentukan yakni DKI Jakarta. Hanya saja, itu baru informasi awal.
 
"Seperti yang saya katakan tadi, persiapan tahap demi tahap. Fisik menjadi fokus kami karena mengacu dari evaluasi selama ini, baik di latihan maupun kejuaraan," tandasnya.uni