Diposting : 24 January 2020 02:28
Bernard - Bali Tribune
Bali Tribune/ Para pelajar yang terlibat dalam kasus begal yang ditangkap
balitribune.co.id | Denpasar -  Dunia pendidikan kembali tercoreng. Sedikitnya 14 siswa ditangkap Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Denpasar karena terlibat aksi begal. Belasan ABG yang tergabung kelompok Donki korlap Gatot Kaca ini sudah beraksi di 8 TKP.
 
Informasi yang dihimpun Patrolipost.com mengatakan, 14 pelajar yang ditangkap masing - masing berinisial JDKP (14), IGKD (16), DPP (17), KAB (15) IGYP (15) GM (15) KA (14) KBM (13) MRS (16) IGM (14) IGKMP (17) SAS (15) IPBWPP (14) IGBRPS (16). “Para pelaku ini ditangkap di rumahnya masing-masing," ungkap  seorang petugas. 
 
Pelaku mengaku sudah melakukan aksi begal di 8 TKP wilayah Denpasar diantaranya depan mini market SS di Jalan Gatot Subroto, dekat Depo Bangunan Jalan Teuku Umar, Jalan Mahendadatta dua, Jalan Kebo Iwa, dua TKP di seputaran Jalan Buluh Indah.  
 
Geng Donki ini dalam beraksi mengendarai sepeda motor secara bergerombol memepet korban. Apabila tidak mau menyerahkan handphone, maka tidak segan-segan dianiaya. “Mereka mengincar pengendara yang melintas sendirian pada dinihari. Setelah korban dipepet, ada yang melakukan pemukulan dan pelaku lain merampas handphone,” jelasnya.    
 
Berdasarkan laporan para korban, Tim Resmob dibawah komando Kanit I Satreskrim Iptu Made Yudistira melakukan penyelidikan. Berdasarkan pemeriksaan CCTV akhirnya salah seorang pelaku teridentifikasi mengendarai motor Lexi merah bernomor polisi 2928 FAV dan setelah dilacak tinggal di seputaran Kerobokan kemudian dilakukan penangkapan. Hasil pengembangan terungkap ada 13 orang pelaku lain ikut terlibat.  “Dari penangkapan para pelaku disita barang bukti berupa 20 handphone dan delapan sepeda motor. Hasil kejahatan dipakai keperluan sehari-hari dan juga pesta miras,” papar petugas itu.
 
Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin membenarkan adanya pennangkapan tersebut. “Nanti rencana mau dirilis Kapolresta,” katanya.