Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Pembobol Counter HP Ditembak

DITEMBAK - Ketiga pelaku (tengah) yang ditembak kakinya, karena berusaha kabur dan melawan petugas saat dibekuk.

Denpasar, Bali Tribune

Tiga orang pelaku pembobolan counter handphone (HP) di Denpasar, ditembak polisi karena berusaha kabur dan melawan petugas saat dibekuk.

Mereka adalah Suparno (53) dan Asrori (43) asal Dusun Bulu RT/RW 003/002 Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), serta Facthur Munir (49) Dusun Kaliurip Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jateng. Sementara satu pelaku berinisial S sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, SH., SIk mengatakan, tiga pelaku yang dibekuk di Jalan Sipait Pantura Pekalongan, persin di depan Pos Polisi Lantas Sipait, Kamis (15/4) pukul 21.30 WIB lalu itu, berkat kerjasama tim gabungan dari Sat Reskrim Polresta Denpasar, Resmob Polda Jateng dan Resmob Pekalongan.

Penangkapan pelaku ini merupakan hasil penyelidikan dari kasus pembobolan counter HP G & G di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Timur dan Toko Handphone Bima Bali Jalan Raya Sesetan No. 356 Denpasar. Aksi para pelaku terekam kamera pengawas, sehingga anggota kepolisian dengan muda mendeteksi wajah para pelaku.

Selanjutnya, Polresta Denpasar berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polda Jateng. Petugas kemudian turun ke kampung halaman para tersangka. Namun dari informasi yang didapat, diketahui para komplotan ini sedang berada di Lampung. “Kemudian anggota kami mendapat informasi lagi bahwa mereka (pelaku - red) dalam perjalanan pulang ke kampung menggunakan sebuah mobil APV sehingga dilakukan penyanggongan,” ungkapnya.

Saat melihat mobil APV warna abu bernomor polisi B 8068 HU melintas di depan pos polisi Sipait, petugas langsung menghentikan dan dilakukan pemeriksaan di dalam mobil. Saat itu, ketiga pelaku berusaha melawan petugas hendak kabur. Sementara empat orang lainnya tetap diam di tempat karena bukan pelaku.

Petugas kemudian memberikan tembakan peringatan tetapi tidak dihiraukan dan hendak melarikan diri. Sehingga anggota langsung menembak kaki para tersangka untuk melumpuhkan mereka.

“Kita koordinasi dengan berbagai pihak dalam mengungkap kasus pembobolan konter ini. Sehingga tim gabungan berhasil mendeteksi dan menangkap para tersangka. Mereka terpaksa kami tembak kakinya karena berusaha melawan petugas dan berusaha kabur,” terang Reinhard, Selasa (19/4) sore.

Saat diintrogasi, ketiganya mengakui perbuatan jahat mereka itu dengan cara mencongkel counter HP dan mengasak seluruh isinya. Polisi kemudian membawa para tersangka ke Polresta Denpasar. “Setelah cukup bukti, kita langsung bawah mereka kesini (Polresta,-red). Saat ini, mereka dalam tahap pendalaman oleh penyidik. Sebenarnya anggota komplotan ini ada empat orang. Tetapi satunya tidak ikut dalam perjalanan itu. Dia sudah masuk DPO,” ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini.

Dalam pengembangan, ternyata para tersangka ini sudah beraksi di 4 TKP di Bali. Selain dua TKP diwilayah hukum Polresta, para tersangka juga membobol counter HP di wilayah Karangasem dan Gianyar. Setiap beraksi, anggota komplotan yang dikomandani oleh Suparno ini selalu mengirim hasil curiannya ke Jawa untuk dijual murah. Bahkan, hasil dari penjualan HP curian itu mencapai ratusan juta rupiah.

“Penadah HP curian bermama Wahidin. Sekarang dia ditahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah karena kasus pencurian juga. Dialah yang membeli HP hasil curian dan memberikan uang kepada komplotan secara bertahan. Tahap pertama sebesar delapan puluh juta rupiah dan tahap kedua, lima puluh dua juta rupiah,” urainya.

Meski sejauh ini sudah mengakui empat TKP, namun polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut. “Kita masih dalami semua keterangan para tersangka ini. Karena tidak menutup kemungkinan masih ada TKP yang,” tukasnya.

wartawan
habit
Category

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Asing Batalkan Pesanan Kamar, Target Pajak Hotel Buleleng Terancam Tak Tercapai

balitribune.co.id | Singaraja - Target pajak daerah Kabupaten Buleleng tahun 2026 terancam tak tercapai. Pembatalan pesanan kamar oleh wisatawan mancanegara ikut menekan penerimaan dari sektor Pajak Hotel. Pembatalan disebut terjadi terutama dari wisatawan Eropa dan Amerika yang sebelumnya memesan akomodasi di kawasan Batu Ampar, Sumberkima, Gerokgak hingga Tejakula.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.