Diposting : 7 May 2019 23:16
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ Made Anom Prenatha
balitribune.co.id | Denpasar - Nama Anak Agung Ngurah Garga Candra Gupta atau yang biasa disapa Turah Mantri disebut-sebut berpeluang besar menduduki kursi Ketua Umum Askot PSSI Denpasar periode 2019-2023.
 
Dari 20 voter selaku pemilik suara dalam kongres PSSI Denpasar nanti, separuh lebih menyatakan mendukung Turah Mantri menahkodai Askot PSSI Denpasar 4 tahun ke depan.
 
Bahkan, dukungan dari voter dalam hal ini pihak klub telah mencapai 14 voter. Dukungan itu lengkap dibubuhi tandatangan bermaterai 6 ribu.
 
"Dukungan terhadap Turah Mantri memang semakin menguat. Itu semua karena keinginan pihak klub anggota dari Askot PSSI Denpasar," ucap salah satu pengurus Askot PSSI Kota Denpasar, Made Anom Prenatha di Denpasar, Senin (6/5).
 
Dia mengatakan, agenda pemilihan ketua umum melalui Kongres PSSI Denpasar awalnya direncanakan Sabtu (5/5) lalu. Namun akhirnya diundur menjadi hari Kamis (9/5) di Denpasar.
 
"Berkat dukungan klub atau voter yang begitu kuat, Turah Mantri menyatakan maju sebagai posisi calon Ketua Umum Askot PSSI Denpasar. Yang jelas ini murni keinginan klub," terang Anom Prenatha.
 
Jika diberikan kepercayaan ke depan, Turah Mantri akan merangkul semua yang peduli sepakbola Denpasar. Bahkan Putra Tresna sebagai klub berprestasi di Kota Denpasar juga dikabarkan mendukung Turah Mantri maju dalam Kongres Askot PSSI Denpasar.
 
Artinya, keinginan pihak klub memang sangat menghendaki ada sosok baru di tubuh Askot PSSI Denpasar. Apalagi pengalaman Turah Mantri juga sebagai pemilik klub Damar Cakti.
 
Ke-14 klub atau voter yang telah menandatangani dukungan yakni klub Damar Cakti, Panjer FC, Kaswari, Padang Sumbu, POPP Pegok, Kertalangu, Wistra, Pro Kundalini, PORS Sanur, Minggir United, Yosa FC Abian Timbul, Guntur FC, Guntur Generation, Poska Sidakarya dan Asosiasi SSB Kota Denpasar.
 
Sementata dikonfirmasi terpisah, Anak Agung Ngurah Garga Candra Gupta menegaskan akan menyiapkan 9 program unggulan atau Nawa Sanga jika dipercaya nantinya menahkodai PSSI Denpasar.
 
Ia akan menggalakkan kompetisi KU 8-12, kompetisi U 13-18 tahun, kompetisi senior di 3 divisi. Baik divisi utama, divisi 1 dan divisi 2. Selanjutnya dalam setiap kompetisi tidak dipungut biaya bagi anggota Perseden. Subsidi ke klub berupa rompi, bola dan cones.
 
Pihaknya juga mengedepankan transparansi anggaran dalam setiap kegiatan. Menyiapkan bank data untuk semua tingkatan kelompok usia pemain. Termasuk mewajibkan semua klub untuk melakukan jenjang pembinaan di semua kelompok umur dan kursus kepelatihan dan kursus wasit.