Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Woodball Siapkan Liga Series untuk Atlet PON

Bali Tribune/ LOLOS – Atlet woodball Bali saat berlaga di ajang Pra-PON dan lolos ke PON Papua tahun depan.
balitribune.co.id | Denpasar - Atlet woodball putra dan putri Bali yang sukses meloloskan 10 nomor ke ajang PON XX/2020 Papua, hanya diberi waktu sekitar sepekan untuk beristirahat, dan setelah itu mereka disiapkan berlaga di Liga Series. Hal itu ditegaskan Ketua Harian Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali, Maryoto Subekti.
 
“Dari ajang Pra-PON yang baru saja usai, kami meloloskan 10 nomor ke PON Papua, anak-anak kami istrirahatkan selama semingga dan setelah itu mereka kami gembleng kembali melalui program latihan, selain juga akan berlaga di Liga Series, yang jadwalnya sedang kami rancang,” ujar Maryoto Subekti, Rabu (10/7).
 
Maryoto Subekti juga mengatakan, pihaknya menginginkan hasil maksimal ketika mereka yang lolos PON tersebut berlaga di Papua tahun depan. Karena itu, lanjut dia, persiapan matang harus mereka miliki dengan cara memasukkan mereka ke program pelatihan dan mengevaluasi capaian di Pra-PON baru lalu. Program pelatihan, lanjut Maryoto akan diadakan oleh Pengprov IWbA Bali.
 
“Mereka tidak kami kembalikan ke pengkab dan pengkot masing masing untuk berlatih, namun tetap pengprov yang melatih dengan khusus bagi mereka saja nantinya yang harus mengikuti Liga Series. Semua itu demi kepentingan lebih besar yakni PON,” imbuh pria yang juga Wakil Ketua II KONI Bali.
 
Lantas bagaimana dengan kiprah mereka di Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, September mendatang? Maryoto menjelaskan bahwa mereka tetap diperbolehkan turun meski tidak harus berlatih di pengkab maupun pengkot masing-masing.
 
Para atlet andalan Bali di tim Pra-PON Bali lalu itu dijabarkannya untuk putra yakni, Kadek Agus Suardana, Putu Budhiyasa, Gede Riska Sanjaya, Putu Ari Kuncoro, Made Agus Prawira Dinata, Putu Robi Indra Gunawan, sementara untuk putri yakni Ni made Dwi Purnama Sari, Siti Masithah, Ni Luh Manik Purwati, Desak Putu Nugraheni dan Ni Kadek Dyah Melinda. “Semua ini untuk kebaikan semuanya,” pungkas Maryoto.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.