Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Zonasi Hotel Semakin Menyimpang

Cok Ace
Cok Ace

BALI TRIBUNE - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menilai hingga saat ini pemerintah belum mampu mengatasi isu-isu zonasi pembangunan hotel serta permasalahan persediaan kamar (supply) dan permintaan (demand). Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengatakan zonasi pembangunan hotel nampaknya semakin menyimpang yang menyebabkan terjadinya tumpang tindih antara hotel berbintang dan non bintang.

Pihaknya berharap dalam hal ini adanya peran pemerintah mengatur zonasi hotel tersebut sehingga keberadaan akomodasi di Bali akan semakin tertata, dimana boleh dibangun hotel berbintang dan non bintang. Dengan adanya zonasi itu pembangunan hotel menjadi terarah sesuai dengan karakteristik wilayah tersebut.

“Zonasi-zonasi ini disesuaikan berdasarkan karakteristik wilayah. Misalkan kawasan Ubud karena wilayahnya pedesaan kira-kira akomodasi seperti apa yang cocok. Itu yang kita harapkan. Kondisi di Ubud sekarang ini lebih banyak city hotel/budget hotel. Tentu kondisi ini jadi kontraproduktif dengan wilayah dan potensi wilayah yang ada di Ubud sendiri,” ungkapnya saat Rakerda PHRI Bali di Gianyar, Selasa (18/4).

Apalagi kondisi di Bali sekarang ini terkait persediaan kamar dan permintaan cukup memprihatinkan meskipun sepanjang tahun 2016 terjadi kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 22,5 persen dibandingkan tahun 2015 lalu. Namun kenyataannya justru terjadi penurunan lama tinggal. Padahal yang diharapkan peningkatan kunjungan diikuti kenaikan lama tinggal maupun okupansi kamar hotel.

Cok Ace membeberkan faktor zonasi dan permasalahan persediaan dan permintaan itu memicu terjadinya penurunan lama tinggal wisatawan sebesar 20,5 persen dari 3,9 hari menjadi 3,1 hari. Lanjut dia menyatakan, jika dibandingkan antara peningkatan kedatangan wisatawan dan penurunan lama tinggal, sesungguhnya pariwisata Bali hanya tumbuh dua persen.

“Dua persen nilah yang diperebutkan hotel-hotel baru, villa-villa baru dan model-model akomodasi baru. Apa hasilnya? kita lihat okupansi rata-rata kita sepanjang tahun 2016 kalau kita bandingkan dengan 2015 okupansi hotel berbintang turun lima sampai delapan persen. Itulah akibat daripada kondisi yang tidak terkontrol seperti saat ini,” jelas Cok Ace.

Menurutnya, jika pertumbuhan pariwisata yang hanya 2 persen itu tidak dikendalikan dengan pengendalian hotel-hotel baru maka pertumbuhan tersebut tidak mempunyai dampak apa-apa. “Seperti yang kita lihat tahun 2016 okupansi cenderung turun. Bahkan hotel-hotel di Nusa Dua saat Imlek tahun-tahun lalu bisa mencapai okupansi rata-rata diatas 70 persen. Tapi Imlek tahun ini hanya 65 persen. Jadi ini (pertumbuhan kedatangan wisatawan) tidak berdampak signifikan,” katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Sidang Kasus Penembakan di Villa Casa Santisya Munggu, Anak Korban Minta Keadilan

balitribune.co.id I Denpasar - Suasana haru menyelimuti persidangan kasus penembakan di vila Munggu dengan agenda duplik di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (23/2/2026). Anak ketiga dari korban tewas Zivan Radmanovic, remaja berusia 13 tahun hadir langsung membacakan surat terbuka yang menyentuh hati di hadapan Majelis Hakim.

Baca Selengkapnya icon click

Gubernur Koster Sebut Pemerintah Wajib Fasilitasi Kebutuhan Sulinggih

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan keberadaan para Sulinggih merupakan bagian penting yang juga wajib mendapat perhatian dari pemerintah. Mengingat mereka memiliki tugas dan tanggung jawab  cukup berat di bidang ritual, dalam menjaga kedamaian dan keselamatan Bali secara niskala. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangunan Bak Istana di Desa Penyaringan Viral di Media Sosial, Kuasa Hukum Datangi Satpol PP Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Pasca viralnya video sidak Satpol PP Kabupaten Jembrana ke salah satu bangunan megah di Desa Penyaringan Mendoyo, Jumat (20/2/2026) lalu, kuasa hukum pemilik bangunan mendatangi kantor Satpol PP Kabupaten Jembrana, Senin (23/2/2026) siang. Namun sayangnya tidak banyak informasi yang didapat dari kuasa hukum pemilik bangunan tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tindak Lanjutan Arahan Presiden, Bupati Bangli Hidupkan Lagi Tradisi Gotong Royong dan Jumat Bersih

balitribune.co.id | Bangli - Pemkab Bangli mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli, untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI dan instruksi Gubernur Bali, Senin (23/2/2026). Rakor yang berlangsung  di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli itu, dihadiri langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Wakil Bupati I Wayan Diar.

Baca Selengkapnya icon click

133 Perbekel se-Tabanan Dikumpulkan, Inspektorat Tekankan Wajib Lapor LHKPN Sebelum 31 Maret 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Inspektorat Daerah Kabupaten Tabanan menyelenggarakan Sosialisasi Gratifikasi dan Antikorupsi, Regulasi LHKPN dan Penggunaan Aplikasi e-LHKPN serta Pengelolaan Keuangan Desa kepada 133 Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) bertempat di Warung K-Nol, Kawasan Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.