Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Staf DPRD Karangasem Positif Covid-19, Rencana Kunker Dewan Jalan Terus

Bali Tribune / DISINFEKTAN - Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana memimpin penyemprotan cairan disinfektan di seluruh bagian gedung Sekretariat DPRD Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Kendati sudah ada dua orang staf di DPRD Karangasem yang dinyatakan positif Covid-19, namun kegiatan kunjungan kerja para anggota dewan masih terus berlanjut. Memang kegiatan kunjungan kerja masih di dalam daerah. Sementara itu, DPRD Karangasem recananya juga akan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Lombok Barat, sementara itu Kabupaten Karangasem sendiri masuk daftar 31 daerah zona merah yang rawan untuk dikunjungi.

Dari informasi yang diterima, Tanggal 21 Juli mendatang anggota Komisi III DPRD Karangasem rencananya akan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Bangli, sementara terkait rencana kunjungan kerja para anggota dewan ini, sejumlah staff yang ditemui media ini mengungkapkan kekhawatirannya, pasalnya sudah ada dua orang staff di bagian risalah telah dinyatakan positif Covid-19.

Terkait dengan rencana kunjungan kerja anggota Komisi III DPRD dan rencana kunjungan kerja DPRD Kabupaten Lombok Barat ke DPRD Karangasem tersebut, Sekretaris DPRD Karangasem, I Wayan Ardika, ketika dihubungi via telepon dan panggilan Whats Up enggan menjawab panggilan.

Sedangan Kabag Humas Dan Protokol, Sekretariat DPRD Karangasem, I Ketut Mertadina, ketika dihubungi via telepon mengakui terkait rencana kunjungan kerja DPRD Kabupaten Lombok Barat tersebut, dan kegiatan kunjungan kerja anggota dewan Karangasem di dalam daerah tersebut. Hanya saja terkait apakah rencana kunjungan kerja dalam daerah dan rencana menerima kunjungan anggota dewan Lombok Barat tersebut, Mertadina menyebutkan jika kewenangannya ada pada level pimpinan, yakni Sekwan dan  Ketua DPRD Karangasem.

“Itu kewenangannya ada di level pimpinan pak, jadi itu tergantung dari keputusan pak Sekwan dan Pak Ketua DPRD. Sedangkan kami hanya menjalankan saja,” ujarnya.

Sementara terkait ada dua orang staff di Sekretariat DPRD Karangasem yang dinyatakan positif Covid 19, pihaknya mengatakan jika selama ini telah menjalankan edaran dari Bupati Karangasem yakni terkait pencegahan penularan Covid 19, dengan mengatur jumlah staff yang ngantor agar phisical distancing bisa diterapkan. “Kalau staff ngantornya kan sudah diatur menjadi 50 persen setiap harinya. Jadi jadwalnya kita atur agar protokol kesehatan bisa diterapkan dan dijaga,” bebernya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.