balitribune.co.id | Amlapura - Sebagai upaya pencegahan terhadap merebaknya berbagai Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti peredaran minuman keras, penyalahgunaan Narkoba, prilaku seks diluar nikah, kenakalan anak anak pelajar, perjudian dan kriminalisasi lainnya yang dianggap membahayakan generasi muda di Karangasem, Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta secara resmi membuka kegiatan pelatihan kader penyuluhan Pekat, di Hotel Lahar Mas, Amlapura.
Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, didamingi Kepala Badan Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Karangasem, I Ketut Kanginan Subandi, Kamis (22/10/2020) mengatakan, kegiatan pelatihan Pekat tersebut sangat penting karana merupakan salah satu cara penyelamatan masyarakat utamanya generasi muda dari berbagai macam penyakit masyarakat, seperti jeratan penyalahgunaan narkoba, miras, prostitusi, perjudian, aksi premanisme, dan eksploitasi anak di bawah umur yang akan berdampak negatif bagi perkembangan masyarakat dan generasi muda itu sendiri.
“Mencermati pekembangan Pekat di Indonesia pada umumnya dan di Bali pada khususnya saat ini menunjukan kecenderungan meningkat bahkan pada ambang yang sangat mengkhawatirkan. Karenanya kegiatan seperti ini sangat penting,” ujarnya, sembari menghimbau kepada seluruh Kader Pekat agar jangan pernah sekali-kali mecoba Narkoba.
“Dan untuk para ASN kalau nantinya ada yang sampai ketahuan mengedarkan apalagi menggunakan Narkoba saya selaku sekda tidak akan tanggung tanggung akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku bersangkutan,” lugasnya.
Disebutkannya ada banyak faktor penyebab terjadinya kasus Narkoba di Kabupaten Karangasem salah satunya faktor kemiskinan atau ketidak mampuan sekelompok orang akan terlibat dalam kasus kasus Narkoba, utamanya sebagai pengedar dengan keuntungan yang sangat menjanjikan. Ini akibat kurangnya pemahaman tentang bahaya yang akan ditimbulkan sehingga melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
"Oleh sebab itu diharapkan kepada para kader penyuluh agar dapat memberikan pemahaman terkait bahaya pekat ini, sehingga kedepan generasi muda kita sudah siap mental dan mampu mencari solusi sendiri," tandasnya.
Sementara itu Kanginan Subandi selaku penyelenggara menyampaikan jika pelatihan kader penyuluhan ini bertujuan untuk menjaga moral generasi muda supaya tidak terjerumus dengan pengaruh penyakit masyarakat yang berakibat kehancuran generasi muda. Selain itu kegiatan ini menurutnya juga bertujuan untuk memperbanyak kader penyuluh Pekat serta meningkatkan kegiatan dalam pelaksanaa pencegahan penyakit masyatakat terutama kalangan pelajar dan generasi muda di Kabupaten Karangasem
Dengan terselenggaranya pelatihan Pekat yang diikuti oleh para guru SMU/SMK Negeri maupun swasta sejumlah 30 orang tersebut, diharapkan mampu memberikan pemahaman bahaya pekat serta mempu meningkatkan kedisiplinan siswa baik di sekolah maupun dalam pergaulan bebas di masyarakat.