balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli tahun ini akan melakukan reboulding bangunan rumah jabatan Bupati yang beralamat di Jalan Lettu Kanten Bangli. Bangunan rumah jabatan Bupati akan dirancangmenggunakan unsur asitektur tradisional Bali, khas Bangli. Diplot anggaran sekitar 30 miliar untuk pembangunan rumah jabatan yang lokasinya tepat di sebelah utara alun-alun Bangli ini.
Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Bangli, Putu Gede Surya Pujawan mengatakan, melihat kondisi rumah jabatan (Rumjab) Bupati sudah sangat layak untuk di reboulding. Bayangkan saja usia bangunan lebih dari 40 tahun.
”Karena termakan usia beberapa bagian bangunan sudah hancur,” jelas Pujawan, Kamis (8/1).
Lanjut Kabag asal Dusun Tanggahan Tengah, Desa Demulih, Susut ini, pemerintah daerah tahun ini mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar yang bersumber dari dana BKK untuk kegiatan reboulding Rumjab yang dibanguan diera kepeminpinan Bupati Ida Bagus Agung Ladip tersebut.
“Sesuai konsep nantinya banguan rumjab bupati dengan arsitektur bali khas Bangli dengan gunakan ukuran sikut satak,” ungkapnya
Seperti bangunan tradisional Bali pada umumnya, nantinya rumjab Bupati akan dilengkapi dengan beberapa bangunan seperti Gedong, Bale Daja, dapur, kamar mandi, Bale Dauh, angkul-angkul.
”Untuk posisi bangunan ada aturannya,” sebut Pujawan.
Karena khas Bangli maka untuk ornamen ukiran akan digarap oleh seniman dari Bangli.
“Nantinya rumjab ini bisa dijadikan percontohan, warga bisa melihat bangunan tradisional khas Bangli,” ujarnya.
Sementara disinggung untuk proses pembangunan, kata Pujawan saat ini sedang dilakukan proses penghapusan aset berupa bangunan. Setelah disetujui dilanjutkan dengan pelelangan bangunan.
“Sesuai jadwal tanggal 20 Februari proses pembongkaran banguanan sudah selesai,” kata Pujawan.