Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Meluasnya Covid-19, Isolasi Dipusatkan di Desa

Bali Tribune/ BERBASIS DESA - Ruangan sekolah yang ada di desa dan kelurahan kini dilirik untuk dijadikan tempat isolasi terpusat berbasis desa dan kelurahan.

balitribune.co.id | Negara  - Kasus Covid-19 sejak beberapa bulan terkahir mengalami lonjakan signifikan. Sedangkan isolasi mandiri dinilai masih belum efektif sehingga diarahkan untuk isolasi terpusat. Mengantisipasi overload-nya tempat isolasi terpusat yang ada di Jembrana, kini dilakukan isolasi terpusat berbasis desa/kelurahan.
 
Beradasarkan data yang berhasil dihimpun, di Jembrana terdapat tiga rumah sakit tempat perawatan pasien Covid-19 yakni RSU Negara dengan kapasitas 88 bed, RSU Bali Med Negara (19 bed), dan RSU Bunda dengan kapasitas 24 bed sehingga total kapasitas ruang isolasi di rumah sakit 131 bed.
 
Selain itu, ada 11 lokasi isolasi terpusat yakni Hotel Jimbarwana kapasitas 36 orang, Hotel Hapel kapasitas 30 orang, Puskesmas I Mendoyo kapasita 10 orang, Puskesmas II Melaya kapasitas 10 orang, Puskesmas I Pekutatan kapasitas 10 orang.
 
Selanjutnya di Asrama Perwira Koramil 1 dan Koramil 2 masing-masing kapasitas lima orang, Asrama MAN 1 Negara kapasitas 50 orang, asrama MAN 2 Negara di Mendoyo kapasitas 30 orang dan Asrama MTs Negara kapasitas 31 orang. Sehingga total daya tampung lokasi isolasi terpusat 227 orang.
 
Sedangkan total kapasitas ruang isolasi di rumah sakit dan tempat isolasi terpusat di luar rumah sakit 358 orang. Selain itu kini juga sudah dipersiapkan lokasi isolasi terpusat berbasis desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Negara.
 
Sudah ada lima desa yang mempersiapkan lokasi isolasi terpusat, yakni Desa Tegal Bandeng Timur, Desa Tegal Bandeng Barat, Desa Baluk, Desa Banyubiru dan Desa Berangbang. Sebagian besar menggunakan penginapan pondok wisata di wilayah masing masing. Hanya Desa Berangbang yang menggunakan ruang kelas SD dan ruko (rumah toko) milik BUMDes  setempat. Lokasi isolasi terpusat berbasis desa dan kelurahan ini pun telah ditinjau kesiapannya Rabu (11/8) sebelum mulai digunakan.
 
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, isolasi terpusat bertujuan membatasi penyebaran Covid-19  bagi pasien terkonfirmasi positif. Kendati secara umum lokasi isolasi di lima desa tersebut dinilai sudah siap difungsikan, namun diakui ada beberapa kelengkapan yang masih harus ditambah, terutama yang memakai fasilitas sekolah.
 
"Tujuannya memang untuk membatasi penyebaran Covid-19. Terakhir ini sepertinya memang lebih efektif dan memang dipakai untuk seluruh negeri mungkin ini, isolasi berbasis desa," ujarnya.
 
Menurut Tamba, isolasi terpusat berbasis desa dan kelurahan ini sangat cocok, khususnya untuk kota-kota yang tidak mempunyai penempatan seperti hotel-hotel besar yang memiliki jumlah kamar yang banyak.
 
"Ini cocok untuk daerah yang tidak memiliki hotel dalam jumlah banyak. Kami berharap fasilitas isolasi ini layak dan mendukung kesembuhan pasien. Selama ini keluhan kalau diisolasi kan soal psikis. Ada rasa tidak nyaman. Sekarang mereka tetep ada di desanya sendiri dan psikisnya tidak akan terganggu,” jelanya.
 
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menargetkan masing-masing desa ada lima tempat isolasi terpusat yang berkapasitas rata-rata sepuluh orang.
 
Ia menyebut di Jembrana  masing masing desa paling banyak ada 10 orang yang harus mejalani isolasi karena terkonfirmasi Covid-19. Masing-masing lokasi ini rata-rata hampir 10 orang yang bisa tertampung. Hal ini akan sangat membantu kesembuhan sekaligus memutus penyebaran virus.
wartawan
PAM
Category

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.