Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Minta ‘Pasemetonan’ Implementasikan Konsep Menyama Braya

Bali Tribune/ant
Gubernur Bali membuka (MGPSSR) Pusat XIV Tahun 2019.

Denpasar | Bali Tribune.co.id - Gubernur Bali, Wayan Koster meminta ikatan "pasemetonan" atau klan di Pulau Dewata dapat berorientasi kemanusiaan dan lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Filosofi menyama braya (persaudaraan) agar diimplementasikan dalam program pasemetonan.

"Misalnya dengan program membantu keluarga yang kurang mampu tidak hanya dalam hal upacara yadnya (ritual), tetapi juga dalam hal kehidupan sosial ekonomi," katanya saat membuka Pesamuan Agung Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Pusat XIV Tahun 2019, di Denpasar, Minggu (10/3) kemarin.Selanjutnya program pengembangan ekonomi tersebut, menurut dia, agar ditingkatkan menjangkau masyarakat lainnya di seluruh Bali. Begitu juga dengan program-program kemanusiaan lainnya, diharapkan terus dikembangkan di seluruh wilayah Pulau Dewata, bahkan hingga Indonesia dan dunia.
"Sebagai ikatan pasemetonan terbesar, sameton Pasek saya harapkan peka terhadap kondisi sosial umat dan masyarakat," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan dukungannya agar fasilitas krematorium seperti yang dimiliki MGPSSR bisa dikembangkan lagi.
"Tadi saya sempat bicara dengan Pak Made Mangku, coba bikin lagi yang baru karena kapasitas untuk menyelesaikan jenazah di sini satu hari cuma delapan, sedangkan kebutuhannya sudah semakin meningkat dan tempat seperti ini perlu dibikin lagi di tempat lain," katanya.
Menurutnya, jika ada tanah provinsi yang layak dipakai untuk kebutuhan tersebut,  maka ia sebagai Gubernur Bali mempersilakan untuk menggunakan.
Ia menambahkan, secara ideal tempat fasilitas krematorium hendaknya dibangun berdekatan dengan laut sehingga prosesinya bisa dilaksanakan dengan lebih cepat. Berdasarkan pengalamannya, dia menilai sangat efisien sehingga pola ini bisa dikembangkan lebih banyak di Bali.
Pembukaan Pesamuan Agung yang diketuai Prof Gede Pitana ini dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Ketua Umum MGPSSR,  Prof Wayan Wita, Presiden World Hindu Parisad Made Mangku Pastika, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana dan anggota DPRD Bali, Ketut Kariyasa Adnyana.ant

wartawan
habit
Category

Tersembur Kebocoran Pipa PAM, Pedagang Terima Kompensasi

balitribune.co.id I Gianyar - Kebocoran pipa distribusi air milik PAM Tirta Sanjiwani di wilayah Tebongkang, Ubud, yang sempat viral di media sosial, langsung disikapi.  Selain memperbaiki jaringan yang rusak, perusahaan daerah tersebut juga telah menyelesaikan kompensasi bagi pedagang yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.