Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manfaatkan Eks RSU Bangli, Gubernur Koster Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA

Bali Tribune / Gubernur Bali Wayan Koster melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung MDA Kabupaten Bangli yang berlokasi di Jalan Kusuma Yudha, Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli, Kamis (10/9).

balitribune.co.id | BangliProses pembangunan gedung Majelis Desa Adat (MDA) di Kabupaten Bangli diawali dengan peletakan batu pertama oleh  Gubernur Bali I Wayan Koster, Kamis (10/9) . Gedung MDA berdiri diatas lahan yang sebelumnya  merupakan eks Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli.

Sementara untuk mendukung eksistensi Desa Adat, pemerintah provinsi akan menyiapkan anggaran Rp 50 Juta untuk masing-masing desa adat pada anggaran perubahan. 

Pantauana acara peletakan batu pertama ini dihadiri Bupati Bangli, I Made Gianyar, Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua DPRD Bangli, I Wayan Diar, Bendesa Agung MDA Provinsi Bali Ida Panglisir Agung Putera Sukehat dan Bendesa Madya MDA Kabupaten Bangli, Ketut Kayana. 

Usai peletakan batu pertama, Gubernur Koster melakukan simakrama dengan bendesa adat se-Bangli dengan mengambil tempat di Balai Masyarakat Banjar Kawan.

Wayan Koster menyebutkan pembangunan gedung MDA di kabupaten sebagai kelanjutan dari pembangunan gedung MDA Provinsi Bali yang sudah rampung .

Pembangunan gedung MDA memanfaatkan dana CSR, baik badan usaha milik negara hingga swasta yang menjalankan usaha di Bali. “Untuk prototipe gedung MDA di kabupaten/kota dibangun berlantai 2 dengan desain yang sama.,” ujar Gubernur asal Desa Samiran, Buleleng ini.

Kata Wayan Koster untuk gedung MDA berdiri diatas lahan milik provinsi, sedangkan untuk anggaran pembangunan  bervariasi dari 3 miliar sampai 3,3 miliar. Untuk di Bangli sendiri lahan yang dimanfaatkan seluas 10 are dan luas lahannya paling luas dibandingkan di kabuaten lain, Selain itu lokasinya cukup strategis karena berada di jantung kota Bangli.

“Memang  awalnya untuk gedung MDA Bangli numpang di kantor PDHI namun kondisi tidak memungkinkan yakni terbentur lahan parkir akhirnya dipilih lahan eks RSU Bangli,” jelas Wayan Koster.

Untuk menunjang aktifitas kantor nantinya akan dilengkapi dengan pegawai, tenaga administrasi hingga kendaraan operasional. Dengan didukung kendaraan operasional, kegiatan pembinaan pengawasan, pemberdayaan desa adat dapat terlaksana.

Diakui untuk pembangunan gedung MDA bertahap meliputi gedung MDA Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Jembrana, Karangasem, Bangli dan Buleleng. Sedangkan untuk Klungkung dan Badung direncanakan 2021 mendatang. Namun demikian, kata Gubernur Koster jika pihaknya sudah berkoordinasi soal anggaran. "Kemungkinan diakhir tahun ini bisa dibangun, mudah-mudahan awal 2021 lengkap memiliki kantor MDA," sebutnya. 

Disisi lain Wayan Koster  mengatakan desa adat mendapat kucuran dana Rp 300 Juta. Dana yang diperuntukan untuk menunjuang kegiatan di desa adat telah dicairkan pada Februari lalu. Kemudian direncanakan pada anggaran perubahan desa adat akan disokong kembali dengan anggaran Rp 50 Juta. "Kami yakin anggaran Rp 300 Juta sudah habis untuk penanganan pandemi Covid-19, maka pada anggaran perubahan desa adat akan diberikan dana Rp 50 Juta. Kurang lebih Rp 550 Miliar dana dikucurkan untuk desa adat di Bali.,” sebutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster mengingatkan untuk menjaga desa adat di Bali, menjaga warisan leluhur. Pihaknya mengaku mendukung langkah tegas dari MDA Provinsi. Pihaknya tidak ingin desa adat goyah, maka dari itu kearifan lokal Bali tetap dijaga. "Do milu ne tawah-tawah. Jangan diberikan ruang merusak tatanan adat Bali. Jalankan kearifan lokal Bali," tegasnya. 

Terpisah Bendesa Madya MDA Bangli, Ketut Kayana mengatakan setelah lama menanti agar bisa memiliki gedung sendiri, akhirnya bisa terwujud. Selama ini kantor perpindah-pindah. "Keinginan untuk memilki kantor akan segera terwujud, kalau sebelumnya kami pindah kantor hingga lima kali tentu berimbas pada proses admintrasi dimana membuat  alamat  kantor berganti-ganti. Kalau sekarang alamat sudah pasti," sebutnya.

Kedepannya akan ada banyak kegiatan pembinan yang tentu membutuhkan sarana pendukung, untuk itu pihaknya meminta dukungan untuk dapat dibangun wantilan. "Kami juga telah sampaikan kepada bapak Gubernur untuk dibangun wantilan. Dari lahan yang ada kami rasa masih memadai," harapnya.

Beber pria asal Banjar Sale Susut ini,  jika lahan memanfaatkan lahan eks rumah sakit, berkaca dari itu dilakukan tingkatan upacara  yang lebih tinggi. "Peletakan batu pertama atau Ngeruak atau nasarin sudah dilaksanakan. Upacara menggunakan caru manca sata dan mapenyegjeg. Ini bekas rumah sakit dan istilah kita medurgama. Sejak lahir hingga orang mati ditangani di rumah sakit. Untuk itu perlu dilaksanakan tingkat upacara yang lebih," kata Ketut Kayana.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

Blusukan di Gerokgak, Sutjidra Temukan Jalan Desa Rusak

balitribune.co.id I Singaraja - Blusukan Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna ke empat desa di Kecamatan Gerokgak, Sabtu (8/8/2026), membuka sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Dari jalan desa yang rusak hingga potensi pertanian yang belum optimal, semuanya menjadi perhatian pemerintah daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Terjadi Perseteruan Terkait Pembangunan Pura Kawitan, Pasemetonan Tangkas Koriagung Akhirnya Tempuh Upaya Damai

balitribune.co.id I Semarapura - Meski sempat terjadi perseteruan terkait pembangunan di Pura Kawitan, Pasemetonan Pangeran Tangkas Koriagung akhirnya menempuh upaya damai, pada Minggu (9/8/2026). 

Upaya damai ditempuh setelah mediasi yang alot sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.45 Wita di wantilan utama Pura Pasemetonan Tangkas Koriagung,yang dilakukan para sesepuh kedua belah pihak yang berseberangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Badung Tembus Rp4,1 Triliun hingga Juli 2026, Bupati: Hasil Pariwisata Dikembalikan untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Mangupura - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung terus menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai Rp4,1 triliun atau rata-rata sekitar Rp730 miliar per bulan, meningkat signifikan dibandingkan rata-rata penerimaan sebelumnya yang berkisar Rp350 miliar hingga Rp400 miliar per bulan.

Baca Selengkapnya icon click

Suspek Rabies, Bocah 7 Tahun Takut Terhadap Air dan Terus Keluarkan Air Liur

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus suspek rabies kembali terjadi di Kabupaten Buleleng. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun asal Banjar Kajanan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, dilaporkan mengalami gejala khas rabies setelah sebelumnya digigit anjing pada awal Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gerak Jalan Tingkat SD Jadi Penutup Rangkaian Gerak Jalan HUT ke-81 RI di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Lomba Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) menjadi kategori terakhir dalam rangkaian Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.