Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelinggih Pura Dalem Teges Terbakar

Bali Tribune/ Pelinggih Pura Dalem Teges, Denpasar Barat terbakar, Sabtu (18/1)

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran kembali terjadi. Pelinggih Pura Dalem Teges di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Banjar Teges Desa Padang Sambian, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (18/1) jam 16.15 Wita terbakar. Sumber api diduga akibat percikan api dari bekas pembakaran Bade di Setra sebelah Pura. Informasi yang berhasil dihimpun menurut keterangan saksi I Ketut Gede Maharta (55) bahwa saat itu ia sedang jalan santai melihat ada kepulan asap di areal pelinggih Pura Dalem Teges. Selanjutnya memanggil tetangga bernama Wayan Suta dan berusaha memadamkan api secara manual dengan air seadanya sambil menghubungi PMK. Pukul 16.30 Wita team PMK BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman.
Sementara Wayan Suta (50) mengatakan, ia ditelepon oleh Gede Maharta, bahwa ada pelinggih yang terbakar di dalam areal Pura Dalem Teges. Selanjutnya ia berusaha memadamkan api dengan selang namun air kecil. Pukul 16.30 Wita tema PMK dari BPBD Kota Denpasar tiba di TKP untuk melakukan pemadaman. Dan jam 18.00 Wita, si jago merah dapat dikuasai oleh team Pemadam Kebakaran dari BPBD Kota Denpasar dengan mengerahkan 5 unit truk PMK dan satu  mobil ambulance BPBD Kota Denpasar. "Satu buah Pelinggih di dalam Pura Dalem Teges hangus terbakar. Tetapi kerugian belum bisa ditaksir," ungkapnya. Dikatakannya, penyebab kebakaran diperkirakan akibat percikan api dari bekas pembakaran Bade di Setra sebelah Pura karena pada pukul 14.00 Wita bertempat di Setra Teges yang bersebelahan dengan Pura Dalem Teges dilaksanakan upacara pengabenan almarhum Bapak Susun. "Untuk peristiwa kebakaran tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian untuk mencari penyebab sebenarnya kebakaran tersebut," kata Wayan Suta.

wartawan
Bernard MB
Category

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.