Gubernur Pastika: Agama Jangan Dibuat Ruwet
BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap implementasi ajaran agama tidak dibuat ruwet. Jika agama dibuat ruwet maka niscaya agama akan ditinggalkan pemeluknya.
Hal itu disampaikannya saat menerima panitia atma wedana dan metatah massal Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Kantor Gubernur Bali, Jumat (16/6)kemarin.