balitribune.co.id | Bangli – Merebaknya virus corona (Covid-19) sangat dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk perajin anyaman kulit ketupat. Sejak sebulan belakangan ini tidak ada lagi permintaan atau pesanan anyaman kulit ketupat.
BALI TRIBUNE - Menyadari bahwa bakal berada lama di tempat pengungsian rupanya membuat para pengungsi berpikir memiliki wawasan ke depan, lalu membuat inovasi selama di pengungsian di kawasan GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung. Diantara pengungsi yang ditemui memastikan mereka bakal lama di pengungsian karena asal mereka kebanyakan dari Sebudi yang masuk kawasan RB 1 terdampak jika erupsi Gunung Agung terjadi.