Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

betutu
Bali Tribune / KHAS BALI - Ayam betutu salah satu kuliner khas Bali yang kerap diburu wisatawan saat berlibur di Pulau Dewata.

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

“Melalui ajang ini, pelaku usaha mendapatkan akses promosi serta peluang konkret untuk membangun kemitraan, membuka jalur ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai industri kuliner dunia,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, pada Selasa (28/4/2026).

FHTB 2026 yang digelar 8-30 April 2026 di Badung menghadirkan lebih dari 300 peserta dari berbagai negara. Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, turut menggandeng Intellectual Property (IP) lokal sebagai elemen visual utama dalam materi promosi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan identitas lokal sekaligus pendekatan kreatif dalam memperluas daya tarik produk kuliner Indonesia. 

“Kolaborasi dengan IP lokal menjadi upaya untuk memperkuat nilai tambah produk kuliner, sehingga tidak hanya unggul dari sisi rasa, tetapi juga memiliki identitas dan daya tarik visual yang kompetitif. Melalui FHTB ini, kami juga memperkuat akselerasi program ASIK agar produk kuliner Indonesia semakin siap menembus pasar ekspor dengan pendekatan yang lebih kreatif dan berkelanjutan,” ujar Yuke.

Melalui partisipasi ini, penguatan rantai nilai industri kuliner terus didorong seiring dengan peningkatan daya saing produk lokal di pasar global. Tren pertumbuhan industri makanan dan minuman pun menunjukkan prospek positif, dengan proyeksi nilai pasar mencapai 4,346 miliar Dolar AS pada 2025 dan tingkat pertumbuhan sebesar 10,79%.

Potensi itu semakin menjanjikan melalui ajang FHTB yang memang menjadi platform strategis untuk menampilkan inovasi, tren industri, serta praktik berkelanjutan di sektor hospitality dan kuliner. Selain sebagai ajang promosi, kegiatan ini juga menjadi ruang business matching, perluasan jejaring, dan pertukaran pengetahuan antar pelaku industri.

Di sisi lain, pemulihan sektor pariwisata turut membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi kreatif. Arus wisatawan ini menjadi pasar potensial bagi subsektor kuliner dan ekonomi kreatif lainnya untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan eksposur produk, serta menghadirkan pengalaman berbasis kreativitas yang memperkuat nilai tambah destinasi.

Melalui FHTB 2026, ekonomi kreatif semakin ditegaskan dengan kuliner sebagai salah satu subsektor unggulan yang mampu menggerakkan nilai tambah, membuka peluang ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.