Diposting : 20 August 2019 21:20
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ RAPAT – Suasana Rapat Pairpurna DPRD Gianyar tentang Pengumunan fraksi dan kepengurusannya.
balitribune.co.id | Gianyar - Meski Sekretariat DPRD Gianyar sudah bersurat ke Partai Golkar dan Partai Demokrat, namun keputusan pertai untuk penentukan kadernya  yang akan diposisikan sebagai Wakil Ketua DPRD Gianyar. Kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat tugas DPRD Gianyar yang notabena membutuhkan adanya pimpinan serta alat kelangkapan dewan yang  difinitif.
 
Hal ini terungkap usai sidang paripurna perihal pengumuman ferkasi dan kepengurusannya, Senin (19/8). Sekretaris DPRD Gianyar I Wayan Artana mengatakan pimpinan DPRD Gianyar sementara ini, selain memimpin sidang, tugasnya hanya memfasilitasi perancangan Tatib dan memproses penetapan pimpinan difiniif. Jadi untuk penetapan Tatin, alat kelengkapan dewan nantinya dilaksanakan  saat adanya pimpinan difinitif. “Untuk pimpinan DPRD, ketuanya tetap Bapak Wayan Tagel Winarta dari PDIP.  Sementara posisi wakil ketua dari dari Fraksi Golkar dan Demokrat namunsurat penunjukan belum turun dari induk partainya,” terangnya.
 
Diakuinya, ada beberapa agenda penting yang akan dituntaskan dewan yang baru sepekan dilantik. Artana juga menyebut tidak ada aturan kapan waktu pengesahan pimpinan dewan dan alat kelengkapan dewan. Namun menurutnya, pimpinan parpol pasti sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Sehingga setelah pimpinan dewan dan pimpinan fraksi terbentuk barulah menentukan pimpinan alat kelengkapan dewan. “Bila semua sudah terbentuk, barulah dewan bisa bekerja efektif,” jelasnya lagi.
 
Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Fraksi PDIP, I Ketut Sudarsana. Dikatakannya menjelang akhir 2019, banyak pekerjaan dewan yang sudah menunggu. Yang paling mendesak,  sebutnya, adalah pembahasan hingga penetapan APBD Perubahan, lalu pembahasan KUA PPAS dan sederet agenda penting lainya. Harapnya, paling tidak akhir Agustus ini semua AKD dan pimpinan dewan sudah terbentuk, sehingga mulai awal September, dewan Gianyar sudah bekerja efektif. “Saat ini teman-teman masuk kerja, tapi hanya ngobrol-ngobrol saja. Mau bekerja, namun pimpinan dewan belum terbentuk,” teranganya.
 
Sementara itu, higga hari senian kemarin DPRD Gianyar baru menetapkan ketua-ketua fraksi dari empat fraksi. Inipun masih ada ketua fraksi sementara dari Fraksi Demokrat, karena SK penunjukan Ketua DPRD, Ketua Fraksi belum turun dari DPP Demokrat. Penetapan ketua fraksi dilakukan melalui siding paripurna dipimpin Ketua DPRD sementara, Wayan Tagel Winarta dan Gusti Ngurah Anom Masta.
 
Dari Fraksi PDIP ditetapkan Ketua Fraksi, I Ketut Sudarsana, wakil Ni Made Ratnadi. Dari Fraksi Indonesia Raya ditetapkan Ketua Fraksi Ngakan Ketut Putra, wakil Gusti Ngurah Agus Supriasi. Dari Fraksi Demokrat, Ketua Fraksi sementara, I Ketut Karda, wakil Wayan Sudiarta dan dari Partai Golkar dengan Ketua Fraksi sementara I Made Suteja, wakil Wayan Gede Sudarta.  Manariknya, meski tidak membutuhkan kehadiran korum, dari 40 anggota DPRD Gianyar hanya atau yang absen lantaran sakit.(u)