Diposting : 18 July 2019 13:00
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ MPLS - Ratusan siswa mengikuti kegiatan MPLS di SMAN 2 Bangli, Rabu (17/7).
balitribune.co.id | Bangli - Sebanyak empat siswa  baru di SMAN 2 Bangli tidak mengikuti program masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang berlangsung selama sepekan. Adapun alasannya yakni siswa bersangkutan dalam kondisi sakit.
 
Kepala SMAN 2 Bangli, I Wayan Gingsih Kawiasa  mengatakan dari total jumlah siswa baru yakni  303 siswa yang tidak bisa mengikuti program tersebut sebanyak 4 siswa. Keempat siswa tersebut absen lanataran dalam kondisi sakit. “Tentunya yang sakit kami bijaksanai,” ungkapnya Rabu (17/7). Menurutnya, bagi siswa yang absen dalam kegiatan MPLS, nantinya akan diberikan informasi lebih lanjut.  
 
Dalam MPLS siswa diberikan  berbagai materi selain diajak mengenal lingkungan sekolah, juga diberikan pembelajaran terkait beberapa materi diantara terkait pengenalan kurikulum sekolah, wawasan kebangsaan dan bela negara,  tata krama, pendidikan kepramukaan dan PMR  serta terkait bahaya penyalah gunaan narokba. “Untuk materi penyalahgunaan narkoba, para sumbernya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Materinya akan diberikan Kamis pagi,” sebutnya.
 
Wayan Gingsih Kawiasa meyakinan bahwa pelaksanaan MPLS di SMAN 2 Bangli sudah sesuai dengan petunjuk teknis. Untuk pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016. Kemudian untuk pelaksanaan sudah ada panitia namun demikian, untuk memaksimalkan maka panitia dibantu oleh Osis. “Untuk materi ruangan kami pusatkan di aula,” ujarnya. Sementara itu, akhir kegiatan akan diisi out bond, yang dimaksudkan agar siswa mengenal lingkungan seputaran sekolah. (u)