Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan Kamar Suci Ludes Terbakar; Altar Pemujaan Luput Dari Kobaran Api

Bali Tribune / Bangunan altar pemujaan di dalam kamar suci yang ludes terbakar luput dari amukan sijago merah.

balitribune.co.id | Negara - Kejadian kebakaran kembali menimpa bangunan milik warga Rabu (26/2) siang. Kali ini yang terbakar sebuah bangunan kamar suci milik salah seorang warga di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Anehnya, kendati api seluruh bagian bangunan, namun altar tempat pemujaan di dalamnya luput dari amukan sijago merah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Rabu kemarin,  kebakaran terjadi pada bangunan kamar suci yang terletak di pekarangan rumah salah seorang pensiunan PNS, I Ketut Suaba (60). Saat kejadian sekitar pukul 10.00 WIta kondisi rumah tengah kosong. Pengurus PMI Jembrana ini beberapa jam sebelumnya berangkat ke Denpasar bersama istrinya, Sri Hastuti (69). Api pertama kali dilihat oleh petugas kebersihan SMAN 1 Mendoyo  I Kadek Wirata (35) dan  Ketut Suandi (60). Kedua saksi saat itu tengah merabas kebun sekolaj yang lokasinya bersebelahan.

Sejumlah guru yang mengetahui ada bangunan di sekitar sekolah berteriak meminta tolong. Saksi melihat api sudah berkobar diatap bangunan 2,5 x 5 meter yang terletak di selatan sekolah tempatnya bekerja. Saksi Wirata bersama beberapa guru langsung berlari menuju rumah tersebut dan memanggil - manggil pemilik rumah. Karena tidak ada jawaban, saksi bersama beberapa guru meloncati pagar tembok rumah korban dan berusaha memadamkan api secara swadaya dengan memakai air PDAM  mengggunakan selang dan ember.

Api baru bisa dipadamkan setengah jam kemudian. Pemilik rumah, I Ketut Suaba dikonfirmasi mengakui bangunan kamar suci keluarganya ludes terbakar mulai dari lantai hingga atap bangunannya. Namun menurutnya altar tempat pemujaan di dalam kamar suci tersebut masih utuh tidak dilalap si jago merah, “saat kejadian saya sudah di Bajera, Tabanan sama istri perjalanan ke Denpasar. Ditelpon sama tetangga saya langsung balik. Tiba di rumah semuanya sudah terbakar, tapi tempat pemujaan di dalam kamar suci tidak terbakar” jalasnya.

Atas musibah yang menimpa ini, pihaknya mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. “Tidak kena bangunan rumah, karena lokasinya pisah di utara bangunan rumah. Nanti kalau ada biaya lagi, saya mau perbaiki, sekarang focus dulu mau hari raya Kuningan. Karena harus ada upakara juga” tandasnya. Sedangkan Kasi Pemadam kebakaran Satpol PP Jembrana, Kade Bagus Darmawan dikonfirmasi mengatakan kejadian tersebut tidak dilaporkan dan api dipadamkan warga. “Diduga kebakaran akibat arus pendek listrik” ujarnya.

wartawan
habit
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.