Diposting : 7 July 2018 00:19
Agung Samudra - Bali Tribune
PANGKAS - Petugas pangkas pohon perindang.
BALI TRIBUNE - Permohonan dari masyarakat yang masuk ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  untuk pemangkasan pohon perindang cukup tinggi. Sementara disalah satu sisi petugas untuk memangkas pohon perindang yang dimiliki DLH  hanya tiga orang. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ida Ayu Gde Yudi Sutha,Kamis (5/7)
 
Menurut Dayu Yudi setiap harinya ada saja masuk permohoan untuk pemangkasan pohon perindag dari warga.Untuk alasan pemangkasan beragam dari masalah keselamatan dan pohon perindang menghalangi rumah. Dikatakan petugas pemangkasan pohon hanya tiga orang, meliputi supir, operator dan pemangkas. Jumlah tersebut dipadang kurang, maka pihaknya menarik petugas dari satgas lain untuk membantu kegiatan pemangkasan pohon. "Paling tidak ada 5-6 orang untuk kegiatan pemangkasan, petugas dibagi untuk mengawasi lalu lintas, paling tidak ada dua orang yang melakukan pemangkasan," jelasnya. 
 
Setiap harinya petugas pemangkas pohon keliling, sesuai dengan permintaan, baik wilayah Bangli, Susut, Kintamani ataupun Tembuku.. "Petugas kami ini tidak ada libur, karena memang harus keliling diseluruh kecamatan," ujarnya.