Diposting : 29 August 2018 00:19
Agung Samudra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
TERLAMBAT - Siswa terlambat ikuti upacara bendera, menunggu di depan sekolah.
BALI TRIBUNE - Ada pemandangan menarik di depan pintu masuk SMKNI Bangli. Puluhan siswa harus menunggu di luar pintu gerbang sekolah ,karena terlambat mengikuti upacara bendera, Senin (27/8).  Para siswa yang terlambat tersebut baru bisa masuk setelah upacara bendera selesai.
 
Waka Kesiswaan SMKN 1 Bangli Ngakan Asmara Putra tidak menampik kondisi tersebut. Menurutnya, mereka yang terlambat untuk mengikuti upacara bendera setiap hari senin bukan saja dari kalangan siswa, namun juga sejumlah guru. Disampaikan, untuk hari Senin, siswa maupun guru harus hadir lebih awal, yakni pada pukul 07.00 Wita untuk mengikuti upacara bendera. Bila upacara hendak dimulai, pintu gerbang sekolah dikunci, dan bagi siswa maupun guru yang terlambat harus menunggu 20-30 menit hingga upacara selesai dilaksanakan. 
 
Disinggung alasan siswa banyak terlambat yang dilontarkan adalah jawaban klasik, seperti ban sepeda bocor, dan alasan lainya. Sementara bagi guru yang terlambat bervariatif salah satu alasanya yakni masih harus mengatar anak sekolah. Sementara untuk sanksi bagi siswa yang terlambat berturut-turut mulai disuruh menbawa tanaman ke sekolah, membawa vas bunga, dan membersihkan WC. “Sanksi yang diberikan bagi guru semuanya ada ditangan Kasek,” tegasnya.
 
Pantauan di lokasi, setiap hari Senin ada saja siswa yang terlambat dan tidak diizinkan masuk sebelum upacara selesai dilaksanakan. Siswa yang terlambat bisa sampai 30 orang, para siswa yang rata-rata mengendarai sepeda motor tersebut berjejer di depan pintu gerbang sekolah.