Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Beringin Raksasa Timpa Pura di Lodtunduh

Bali Tribune/ HANCUR - Tembok penyengker hancur dan pelinggih Gedong Penyimpenen akibat tertimpa Beringin tumbang, Senin (24/2).
balitribune.co.id | Gianyar - Bencana pohon tumbang terus terjadi seiring tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir. Minggu (23/2) malam, pohon beringin raksasa di Pura Puseh Banjar Abiansemal, Desa Dlodtunduh, Kecamatan Ubud, Gianyar, tiba-tiba tumbang hingga menimpa sebuah pelinggih gedong penyimpenan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibat kerugian material mencapai Rp 100 Juta.
 
Dari keterangan Bendesa Desa Adat Dlodtunduh Made Karya, mengatakan pohon Beringin tumbang lantaran batangnya sudah busuk. Padahal pihaknya adat setempat sudah menyadari akibat yang ditimbulkan lantaran batang sudah lama membusuk. "Kami sudah ada rencana mencari tukang potong, rencananya hari ini akan dipotong, tapi keburu tumbang duluan menimpa pelinggih penyineban Ratu Gede Lan Ratu Sakti," jelasnya.
 
Selain menimpa pelinggih, pohon beringin berukuran sedang tersebut juga menghancurkan tembok penyengker sepanjang 15 meter. Selain itu ada beberapa pelinggih yanh juga terkana namun tidak terlalu fatal.
 
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Gianyar Ni Wayan Srilasmiari mengungkapkan, penyebab tumbangnya pohon beringin ini diperkirakan karena batang sudah lapuk dan membusuk. Selama beberapa pekan ini sering diguyur hujan lebat sepanjang malam ditambah diterjang angin kencang, dahan pohon akhirnya tumbang dan menimpa Gedong Penyimpenan.
 
Menerima laoran ini, pihak BPBD Gianyar dibantu warga setempat telah membersihkan dan melakukan pemotongan dahan pohon Beringin. Senin (24/2) Pukul 06.00 Wita. "Laporan yang kami terima, Senin pagi sekitar pukul 06.00 wita. Kami langsung menurunkan tim untuk membersihakan dan mengevakuasi material bersama warga setempat" ujarnya.
 
Atas musibah ini, kerugian yang dialami pihak adat kurang lebih Rp. 100 juta, termasuk ke biaya upacara. Pihak adat pun telah menggelar rapat kecil, rencananya Selasa (25/2) akan diadakan pecaruan untuk mebersihakan area secara niskala, yang di puput Ida pedanda dari Griya Siangan Gianyar. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.