Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berubah Lagi, Ratusan Pemilih Jembrana Pindah

Bali Tribune/ RAPAT PLENO - Perubahan Daftar Pemilih kembali ditetapkan saat rapat pleno, Minggu malam kemarin.

Bali Tribune, Negara - Daftar pemilih di Kabupaten Jembrana kini kembali mengalami perubahan. Perubahan daftar pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tersebut akibat adanya pemilih yang pindah lokasi memilih. Hingga ditetapkannya Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2019 Minggu (17/2), tercatat perubahan data pemilih ini mencapai ratusan. Bahkan rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT (TPTb) Pemilu 2019 pada Minggu petang sempat terlambat dan diskors hingga satu jam lantaran pergerakan pemilih dalam Sistem Data Pemilih (Sidalih) masih terus berkembang. Rapat pleno yang dijadawalkan pukul 17.00 Wita akhirnya baru dimulai pukul 19.00 Wita. Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gde Tangkas Sudiantara dikonfirmasi usai Rapat Pleno, semalam bahkan mengatakan hasil penetapan di tingkat desa/kelurahan Jumat (15/2) serta rekapitulasi di tingkat kecamatan Sabtu (16/2) masih terus berubah hingga pindah pilih ditutup Minggu kemarin pukul 16.00 Wita. Perubahan yang mengakibatkan perbedaan data pemilih itu akibat pengurusan pindah pilih bisa dilakukan di desa/kelurahan atau di KPU Kabupaten/Kota baik di daerah asal maupun daerah tujuan, sehingga pihaknya sempat terkendala. “Kami terkendala karena harus berkoordinasi dengan KPU daerah asal maupun daerah tujuan sehingga pemilih yang bersangkutan tidak terdaftar lebih dari satu kali,” tegasnya. Bahkan hingga kini masih ada perbedaan data antara Berita Acara Rapat Pleno dengan data Sidalih karena saat ini KPU Kabupaten Jembrana belum mendapat salinan formulir pindah pilih yang diurus di luar Jembrana.  “Memang dalam berita acara maupun SK berbeda dengan Sidalih karena kita belum menerima tembusan pindah pilih dari KPU di luar Jembrana. Sehingga yang digunakan adalah Sidalih,” jelasnya. Berdasarkan data Sidalih itu, terjadi mobilitas pemilih di 29 TPS pada 18 desa/kelurahan. Jumlah pemilih yang akan memilih di luar Jembrana sebanyak 150, lebih banyak dibandingkan pemilih yang akan memilih di Jembrana yang hanya 133 pemilih. Sehingga terjadi perubahan jumlah pemilih dari DPTHP-2 sebanyak 235.284 pemilih menjadi 235.267 pemilih dalam DPTb yang ditetapkan Minggu malam kemarin.  “Memang ada berkurang dan bertambah, tapi secara nasional jumlah pemilih akan balance,” ujarnya. Pihaknya memastikan pemilih yang telah ditetapkan dalam DPTb tersebut akan mendapat surat suara sesuai pindah pilihnya di TPS yang dituju. Dengan ditetapkannya DPTB ini akan diditribusikan surat suaranya sehingga semua pemilih bisa mendapatkan surat suara. Ini juga untuk mencegah adanya mobilisasi pemilih.  Sedangkan pasien rumah sakit dan puskesmas serta tahanan di Polres dan Polsek maupun warga binaan di Rutan Negara akan didata sehari sebelum pemungutan suara. “Pemilih yang di rumah sakit, Puskesmas, Polsek, Polres dan Rutan akan kami data H-1 pemilu,” ujarnya. Perolehan surat suara dipastikannya juga akan berbeda. Apabila pindah pilih antar dapil dalam kabupaten maka tidak akan memilih caleg kabupaten. Pindah pilih antar kabupaten tidak bisa memilih caleg kabupaten dan provinsi. Sedangkan pindah pilih antar provinsi hanya akan memilih capres saja. “Bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih, nanti saat hari pemungutan suara masih bisa memilih di daerah asal dengan menunjukkan KTP elektronik di TPS terdekat,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.