Diposting : 24 February 2020 17:42
San Edison - Bali Tribune
Bali Tribune / Nyoman Sugawa Korry
balitribune.co.id | Denpasar - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Bali, di Sanur, Denpasar, Senin (24/2/2020), diwarnai kejutan. Pasalnya, Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih yang semula mengantongi dukungan mayoritas, memutuskan mundur dari pencalonan sebagai ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2020-2025. 
 
Keputusan mengejutkan tersebut disampaikan Demer, sapaan akrab Gde Sumarjaya Linggih, saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban dirinya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali. Demer menyebut, keputusan mundur dari pencalonan tersebut diambilnya setelah bersembahyang malam hari sebelum Musda, yang kebetulan merupakan hari tilem.
 
Dengan mundurnya Demer, para pemegang hak suara yang berhak memilih ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali kemudian secara aklamasi memilih Sekretaris DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali periode 2020-2025. Sugawa Korry merupakan salah satu kader senior 'beringin' dan saat ini duduk sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Bali.
 
Ditemui wartawan usai menyampaikan laporan pertanggungjawaban, Demer mengungkapkan alasan dirinya memilih mundur dari pencalonan sebagai ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali. Demer ingin lebih fokus pada tugas sebagai Ketua DPP Partai Golkar serta Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. 
 
“Banyak tugas-tugas yang harus saya kerjakan dan selesaikan di pusat. Jadi ini keputusan terbaik,” tutur Demer, yang mengaku sangat legowo dan ikhlas dengan keputusan ini.
 
Ia yakin, Sugawa Korry akan mampu memimpin Partai Golkar Bali dengan baik dan membuat partai ini lebih solid menghadapi berbagai agenda ke depan, baik Pilkada Serentak 2020 maupun Pemilu 2024.
 
Diketahui, Musda Partai Golkar Bali dibuka Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), didampingi Wakil Ketua DPP Partai Golkar Roem Kono, Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih. Musda dihadiri lebih dari 303 peserta, terdiri dari tokoh, pinisepuh Partai Golkar, pengurus pleno DPD Partai Golkar Provinsi Bali, DPD II Partai Golkar, Fraksi Golkar DPR RI, DPRD Bali, DPRD Kabupaten, ormas pendiri, organisasi sayap Partai Golkar, Pimpinan Kecamatan serta kader.