Diposting : 29 October 2019 14:05
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ LAKA - Pemotor tewas terlindas truk, di Jalan Raya Celuk, Sukawati.
balitribune.co.id | Gianyar - Nyawa seorang pemotor kembali melayang sia-si di jalan raya, kali ini kecelakaan lalulintas terjadi di timur jembatan Jalan Umum Banjar/Desa Celuk Kecamatan Sukawati, Senin (28/10) pagi.  Pengendara Sepeda Motor Suzuki Smash DK 6747 HD bernama Ardan (49), asal Kelurahan Jetulung Kota Jambi, Sumatera meninggal di tempat dengan kondisi bagian kepala hancur. Korban tewas mengenaskan setelah dilindas roda belakang truk Nissan DK 8072 WO yang dikemudikan Muhammad Bakri Sahid, 26, asal Dusun Balet Rt/ Rw 21/7 Bagik Payung Suralaga Lombok Timur.
 
Kanitlaka Polres Gianyar Iptu I Ketut Nariawan menjelaskan, kecelakaan lalu lintas ini melibatkan 3 kendaraan bermotor. Mula-mula, korban melaju dari arah barat dengan posisi di belakang Truk penganggkut air mineral gallon. “Sepeda motor korban dan truk melaju beriringan,” jelasnya. Diduga tidak memperhitungkan jarak aman, korban berusaha nyalip truk dari kanan hingga terjadi senggolan antara stang sepeda motor korban dengan bodi truk sebelah kanan. 
 
Senggolan itu menyebabkan korban terjatuh ke kiri, masuk bagian bawah truk hingga bagian kepala tergilas roda belakang yang mengakibatkan meninggal di TKP. Sementara sepeda motor yang ditunggangi, roboh ke kanan samping kanan mengenai Sepeda motor Honda Scoopy DK 8264 LT yang datang dari arah berlawanan (dari Timur ke Barat). Tabrakan ini juga mengakibatkan pengendara Spm Honda Scoopy DK 8264 LT AA Devi sevia Dewi1(18), asal Desa Mas Kecamatan Ubud, terjatuh dan mengalami luka luka. “Kaki kiri lecet, Lutut kaki kanan lecet dan punggung terasa Sakit di rawat di RSU Ganesha Celuk,” jelas Iptu Nariwan.
 
Sedangkan sopir truk, Muhammad Bakrie tidak mengalami luka sedikitpun. Atas kejadian itu, Unit Laka Polsek Sukawati telah melakukan olah TKP dan mengamankan 3 kendaraan yang terlibat. Namun, polisi belum menetapkan tersangka dari kecelakaan lalin menelan korban jiwa ini. “Sementara belum ada penetapan tersangka. Masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.