Diposting : 28 January 2020 01:20
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ TERHAMBAT - Arus lalin terhambat akibat banjir di seputaran Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli, Senin (27/1).
balitribune.co.id | Bangli - Baru beberapa menit diguyur hujan beberpa ruas jalan uatam di Kota Bangi tergenang air. Terparah terjadi di ruas jalan Ngurah Rai tepatnya di depan SPBU Bangli. Meluapnya air ke badan jalan dipicu kondisi saluran drainase yang tersumbat sampah.
 
Anggota DPRD Bangli I Nengah Reken mengatakan melupanya air di lokasi hingga ke badan jalan adalah hal yang klasik terjadi setiap musim penghujan. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan rehabilitasi saluran drainase. “Kalau tidak dilakukan perbaikan hujan sebentar saja air pasti meluap,” kata Nengah Reken, Senin (27/1).
 
Bebernya, untuk rehabilitasi jaringan drainase memang sudah dilakukan pemerintah namun tidak secara tuntas Seperti jaringan drainase depan SPBU hingga monument belum diperbaiki, sehingga setiap musim penghujan ruas jalan tersebut berubah menjadi sungai.  “Tentu kondisi tersebut sangat menggangu kenyamanan pengguna jalan selain itu akan mempercepat hancurnya badan jalan karena terkikis air,” sebut politisi dari Golkar ini.
 
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan ruang Perumahan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) mengatakan untuk kelanjutan kegiatan rebalitasi jaringan drainase kota Bangli tidak dianggarkan tahun ini. Menurut Made Some untuk saluran drainase sebelah barat masih terisa 300 meter lagi yang belum diperbaiki, yakni dari depan SPBU sampai depan monument Adipura Kelurahan Bebalang Bangli. “Kalau saluran drainase tersebut diperbaiki praktis tidak ada lagi air yang meluap ke badan jalan,” kata Made Some.