Diposting : 17 November 2018 22:43
redaksi - Bali Tribune
SERAH TERIMA – Acara serah terima Pataka Panji-panji dan Surat Sakti Pahlawan I Gusti Ngurah Rai.
BALI TRIBUNE - Kedatangan Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti Pahlawan I Gusti Ngurah Rai dari Kabupaten Bangli ke Kabupaten Gianyar dikawal langsung oleh Bupati Bangli I Made Gianyar dan diterima oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Wagub. Bali Tjokorda Artha Ardana Sukawati dalam sebuah upacara serah terima di Lapangan Astina Gianyar, Jumat (16/11).
 
Bupati Gianyar Made Mahayastra selaku inspektur upacara menerima dan menandatatangani naskah serah terima Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai untuk selanjutnya dikirab keliling kecamatan di Kabupaten Gianyar. Rute napak tilas Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai dimulai dari Kecamatan Gianyar, menuju Kecamatan Blahbatuh, kemudian ke Kecamatan Sukawati, selanjutnya ke Kecamatan Payangan, Kecamatan Tegallalang, selanjutnya menuju Kecamatan Ubud dan terakhir di Kecamatan Tampaksiring. Untuk semalam Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai disemayamkan di Wantilan Pura Dalem Silakarang dan esok (17/11) sudah diserahterimakan ke Kota Denpasar. 
 
Masih dalam rangkaian memperingati Hari Pahlawan dan Peringatan Puputan Margarana pada 20 Nopember nanti, seusai serah terima Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai diadakan Sarasehan Pelestarian Nilai-nilai Kepahlawanan di Balai Budaya Gianyar.
 
Bupati Gianyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Gede Widarma Suharta, MM  mengatakan hendaknya kita tidak pernah melupakan pengorbanan dari para pahlawan. Perjuangan dan pengorbanan yang mereka tunjukkan dapat kita jadikan inspirasi dalam menjaga keutuhan NKRI. “Saya harap sarasehan ini membawa manfaat yang besar bagi kita semua, bagaimana kita bisa menghormati dan menteladani nilai-nilai kepahlawanan kita untuk implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam menjaga keutuhan NKRI,” tegas Gede Widarma.
 
Ketua Panitia Sarasehan Drs. I Made Watha mengatakan, sarasehan diikuti oleh kurang lebih 500 orang yang terdiri dari keluarga pahlawan, organisasi kepemudaan serta siswa siswi SMA/SMK dan pendamping sekolah se-Kabupaten Gianyar. Dengan narasumber dari Kodim 1616/Gianyar Letkol.Kav. Asep Noer Rokhmat, SE dengan materi Kepahlawanan Terkait Dengan NKRI, dan Dr. Ir. I Wayan Windia sesepuh Pemuda Panca Marga, dengan materi Peranan Generasi Muda Dalam Pelestarian Nilai-Nilai Kepahlawanan.
 
Dalam kesempatan itu juga, menurut Made Watha diserahkan bingkisan pada 84 orang ahli waris/keluarga pahlawan di Kabupaten Gianyar.