Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jagat Saingi Tamba dan Widastra di KJM

Bali Tribune / I Made Prihenjagat

balitribune.co.id | Negara - Setelah pensiun dari Korp Bhayangkara, nama I Made Prihenjagat kini semakin meramaikan kontestasi politik menjelang Pilkada Jembrana 2020. Bahkan mantan Kabag Sumda Polres Jembrana tersebut kini masuk dalam figure yang akan disurvey Koalisi Jembrana Maju (KJM). Bahkan jagat yang merupakan figur non parpol akan bersaing dengan dua politisi kawakan.
 
 Sabtu (1/2) lalu, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gde Adi Wibawa melepas anggota Polri di lingkungan Polres Jembrana yang memasuki masa purnatugas. Dari tujuh personel Polri yang dilepas tersebut, salah satunya Kabag Ops Polres Jembrana Kompol I Made Prihenjagat. Memang menjelang perhelatan Pilkada Jembrana 2020, nama perwira menengah polisi tersebut sudah muncul di permukaan sebagai salah satu figure yang akan ikut meramaikan kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbup) Jembrana.
 
Sabtu (12/12) lalu, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan Komunitas Batis Belah-Belah telah mendaftarkan tokoh asal Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara ini sebagai bakal calon Bupati Jembrana melalui Koalisi Jembrana Maju besutan Golkar bersama enam partai politik di Jembrana. Setelah pensiun, pergerakan purnawirawan polisi ini bersama pendukungnya untuk bisa mendapat tiket memperebutkan posisi Jembrana satu akan semakin gencar.
 
I Made Prihenjagat ditemui, Minggu (2/2), mengakui seharunya ia pensiun diusia 58 tahun pada tahun 2021 mendatang. Namun pensiun dirinya dari Korp Bhayangkara yang telah diembannya selama 36 tahun ata sejak 1984 memang lebih awal, salah satunya adalah untuk dapat mengikuti perhelatan politik lima tahunan ini. “Setelah pensiun dan kembali sipil, jelas lebih focus bergerak” ujarnya. Bahkan Minggu kemarin ia juga telah dipanggil ke Sekretariat Koalisi Jembrana Maju terkait keikutsertaannya sebagai bakal calon.
 
Kendati sejak awal sebagai figur dil uar parpol namanya digadang-gadang akan melalui jalur perseorangan, namun ia mengaku sudah didaftarkan melalui koalisi tujuh partai ini oleh relawannya. “Tetap melalui koalisi,” tegasnya. Dengan berbekal dukungan dari masyarakat, ia mengaku tidak akan menggunakan strategi menjatuhkan figure lain maupun membawa nama-nama tokoh. “Tidak membawa nama tokoh lain, bawa nama diri sendiri saja, yang penting masyarakat sudah mendukung,” jelasnya.
 
Dikatakannya, pemanggilan dirinya ke Koalisi Jembrana Maju Minggu kemarin terkait dengan mekanisme survey bakal calon. Menurutnya ada dua figure politisi yang juga akan disurvey oleh Koalisi Jembrana Maju, yakni I Nengah Tamba yang merupakan politisi Demokrat, dan I Ketut Widastra yang merupakan politisi Golkar. Ia mengaku hanya akan memperebutkan posisi calon bupati Jembrana. “Tetap Jembrana Satu. Tapi nantinya hasil survey tertinggi yang akan direkomendasikan dicalonkan oleh koalisi,” paparnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.