Diposting : 26 January 2020 22:18
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/ SIAP SIAGA - Fasilitas layanan kesehatan di Jembrana siap siaga menantisiapasi penularan virus Corona termasuk RSU Negara.
balitribune.co.id | Negara - Sebagai salah satu wilayah pintu masuk dan jalur perlintasan serta menjadi objek wisata, kini instansi terkait di Jembrana juga mengantisipasi penularan Virus 2019 Novel Corona. Kendati kunjungan wisatawan asal Cina di Jembrana minim, namun pasca merebaknya penularan virus mematikan tersebut, Jembrana juga siap siaga.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Jembrana, I Nengah Alit dikonfirmasi, Minggu (26/1), mengatakan Jembrana memang memiliki sejumlah objek daya tarik wisata baik itu alam maupun budaya serta hunian baik itu hotel, viila maupun homestay. Namun pihaknya mengakui selama ini kunjungan wisatawan ke Jembrana didominasi wisatawan domestik maupun wisatawan asing dari Australia, Eropa dan Amerika. Sedangkan wistawan asal Cina yang datang ke Jembrana diakuinya sangat minim. “Kalau wisatawan yang datang ke Jembrana selama ini handalan kami domestic dan dari beberapa Negara di luar Asia. Kalau wisatawan dari Cina memang sangat jarang sekali datang ke Jembrana,” ungkapnya. 
 
Kedati demikian, pihaknya juga mengaku mengantisipasi penyebaran virus Coroana yang memang menjadi kewaspadaan masyarakat internasional. Pihaknya telah berkordinasi dengan leading sector terkait termasuk juga para pelaku wisata di Jembrana untuk mewaspadai penyeberan virus Corona. Pihaknya telah menyebarkan imbauan kepada pelaku pariwisata untuk melakukan langkah deteksi dini. “Kami selalu kordinasi ke Pemprov Bali dan untuk pelaku wisata, baik itu di hotel, penginapan, villa maupun homestay juga sudah ada himbauan antisipasi. Walupun tamunya tidak dari Cina tapi kan harus diantisipasi sedini mungkin. Kalau memang ada tamu yang sakit sudah diminta agar segara di pereksakan ke fasilitas kesehatan terdekat. Tapi sampai saat ini belum ada laporan mengarah kesana (corona),” tandasnya.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Ary Santha dikonfirmasi terpisah Minggu kemarin mengatakan hingga kini belum ada informasin secara resmi mengenai penularan virus 2019 Novel Corona tersebut. “Sampai sekarang baru dugaan, apakah dari binatang maupun dari manusia ke manusia, termasuk dari WHO,” ujarnya. 
 
Namun pihaknya mengakui Jembrana kini juga tengah siap siaga. “Sesuai imbauan dari Provinsi, kami juga di Jembrana siap siaga. Kami juga tetap kordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan terkait dengan mobilitas orang asing. Tapi sampai saat ini sudah diantisipasi di Bandara Ngurah Rai Denpasar,” ungkapnya. Kendati pasca mencuat akhir Desember 2019 lalu telah diberlakukan isolasi di Wuhan, Cina namun tetap diantisipasi. “Ini kan terkait lalulintas antar Negara, kita juga tidak tahu apakah sebelumnya pernah ke Cina atau mungkin kontak langsung,” jelasnya.
 
Kini seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jembrana juga telah di siap siagakan untuk antisipasi. Terlebih di Jembrana belum ada rumah sakit rujukan untuk pasien susfect Corona. “Kami minta masyarakat terutama yang sempat kontak dengan wisatawan asing maupun orang yang berpergian ke Cina atau yang memiliki gejala susfect, agar segera pereksa ke Puskesmas terdekat dan melaporkan riwat kontaknya. Sementara untuk rumah sakit rujukannya hanya di RSU Tabanan dan RSUP Sanglah,” tandasnya.