Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kadek Diana Bantah Selingkuh dengan KDY

Bali Tribune / Kadek Diana
balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan perselingkuhan antara Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali berinisial IKD alias I Kadek Diana dengan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali berinisial KDY, berbuntut panjang. DPD PDIP Provinsi Bali bahkan mengambil sikap tegas, mengusulkan pemecatan terhadap kedua anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali itu. 
 
Terhadap dugaan perselingkuhan hingga pemecatan oleh partai ini, Kadek Diana langsung angkat bicara. Politikus PDIP asal Gianyar itu membantah keras dugaan bahwa dirinya selingkuh dengan KDY. 
 
Menurut Kadek Diana, fakta sesungguhnya adalah dirinya diminta bantuan oleh KDY untuk memesan kamar, karena jadwalnya krodit. KDY menurut Kadek Diana, akan menghadiri undangan masyarakat ketika itu dan ingin memesan kamar hotel, untuk istirahat hingga ganti pakaian. Namun karena handphone KDY drop, maka ia meminta tolong Kadek Diana. 
 
"Kronologis yang sesuai fakta, bisa crosscheck di lapangan. Sekitar jam 16.30, saya selaku teman diminta bantuan dua hari yang lalu, minta bantuan selaku teman untuk pesankan kamar. Karena waktu itu, KDY krodit masalah waktunya, dia menghadiri undangan di masyarakat malam itu, dia ada kepentingan yang lainlah, tidak bisa pesan kamar ditambah hp-nya memang drop. Dia bilang hpnya drop, takut mati, kamar tidak dapat, sementara butuh tempat untuk prepare, ganti pakaian menghadiri undangan di masyarakat," papar Kadek Diana, soal kronologis pemesanan kamar itu. 
 
"Karena seperti itu situasinya, ya, saya sebagai teman ya, bantulah. Kenapa ke saya? Ya, teman, sama-sama anggota, satu fraksi lagi," imbuhnya. 
 
Menurut Kadek Diana, setelah memesan kamar hotel sesuai permintaan KDY, ia menitip kunci kamar di resepsionis. Semenjak itu, Kadek Diana mengaku tidak pernah balik lagi ke hotel itu. 
 
"Buat apa juga saya ke sana? Urusan saya sudah selesai. Saya beritahu KDY, kamar sudah dapat, dan kunci saya titip di resepsionis," jelas Kadek Diana. 
 
Selanjutnya, Sabtu (14/3/2020) dinihari, L yang adalah suami KDY mendatangi hotel tempat KDY menginap. Kadek Diana pun membantah keras bahwa hal tersebut merupakan penggerebekan.
 
"Kalau gerebek, tidak ada koordinasi dengan pihak yang digerebek. Itu jelas-jelas suaminya L itu minta izin pihak hotel untuk masuk ke kamar KDY. Setelah ada izin dari KDY, mereka masuk. Jadi, itu bukan penggerebekan," tandas Kadek Diana.
 
Soal tuduhan selingkuh, Kadek Diana juga membantah keras. Sebab, dirinya tidak ada dalam satu kamar dengan KDY saat suami KDY datang. 
 
"Dari mana orang bisa menuduh selingkuh? Dari mana partai juga bisa menuduh saya selingkuh? Sementara saya tidak ada di sana gitu lho. Apakah hanya dengan dasar saya pesan kamar, lalu saya selingkuh? Kok gampang sekali orang menuduh, orang selingkuh. Nanti orang jalan-jalan bersama, dibilang selingkuh. Nanti ada kader makan bersama, kader cowok sama yang cewek, itu dibilang selingkuh," tandas Kadek Diana. 
 
"Selingkuh itu kan harus ada pembuktian, ada hubungan layaknya suami istri yang bisa dibuktikan. Saya gak ada di sana melakukan hubungan badan sesuai dengan pasal perselingkuhan. Saya ada di sana aja tidak gitu lho. Benar-benar tidak adil ini," lanjutnya.
 
Kadek Diana juga menyayangkan sikap DPD PDIP Provinsi Bali, yang langsung memecatnya dan sedang diusulkan ke DPP PDIP. Menurut dia, seharusnya sebelum mengambil keputusan, dirinya diminta klarifikasi terlebih dahulu. 
 
"Saya selaku kader partai ini menjunjung asas hukum. Pertama, saya garisbawahi ini kesewenang-wenangan dan ketidakadilan bagi saya. Benar ini, saya tidak ada dikonfirmasi. Karena selama ini, yang saya tahu, kader dipecat itu pasti dipanggil dulu, dimintai klarifikasi untuk hak jawab mereka, pembelaan mereka. Ini, dihubungi juga tidak ada. Saya kaget tadi ada banyak teman yang kabari, sudah dirapatkan dan dipecat, dan terhitung Senin tanggal 16 saya tak boleh ngantor lagi, tidak boleh atasnamakan partai dan sebagainya," kata Kadek Diana, dengan nada kecewa. 
 
Ia menyebut, apabila dipanggil oleh partai, dirinya pasti akan memberikan klarifikasi sesuai fakta di lapangan. Bagi Kadek Diana, lain kasusnya apabila dirinya tertangkap basah selingkuh, maka ia langsung mengundurkan diri. 
 
"Kalau tertangkap basah, sedang berduaan di kamar hotel itu dengan Ibu KDY, saya langsung mengundurkan diri. Saya orangnya sportif dan sangat menjunjung nilai-nilai sportifitas. Saya orangnya ksatria, konsekwen, bertanggung jawab terhadap perbuatan saya. Saya kalau ada di sana saat suaminya ke sana, saya tidak perlu dipecat, saya mengundurka diri," tandas Kadek Diana. 
wartawan
San Edison
Category

Peringati HUT ke-81 TNI, Pangdam IX/Udayana Pimpin Ziarah di Palagan Utama TPB Margarana

balitribune.co.id | Tabanan - Mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga di candi pahlawan mengawali Ziarah Rombongan di Palagan Utama Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Kabupaten Tabanan, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini digelar Kodam IX/Udayana dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Perajin Naik Kelas, Dekranasda Tabanan Bawa Produk IKM Binaan ke Ajang Kriyanusa 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Kerajinan lokal asal Kabupaten Tabanan resmi tampil di panggung nasional dan global melalui keikutsertaan Dekranasda Tabanan dalam Pameran Kerajinan Kriya Nusantara (Kriyanusa) 2026. Ajang berskala nasional ini berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diskominfo Tabanan Terima Visitasi Monev KIP Provinsi Bali, Bersiap Menuju Tahap Uji Publik

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan menerima kunjungan tim visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali pada Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.