Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejari Bangli Lakukan Monitoring Kegiatan Fisik

MONITORING - Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, Nur Handayani monitoring proyek di RSU Bangli.

BALI TRIBUNE - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangli melakukan monitoring terhadap sejumlah kegiatan fisik pembangunan,  yang mendapat pengawalan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah  dan Pembangunan Daerah (TP4D), Jumat (7/12).  Dua kegiatan fisik yang disasar pihak kejaksaan yakni pembangunan  ruang rawat inap dan ruang management RSUD Bangli, serta peninjauan panorama Gunung Batur di Kecamatan Kintamani. Untuk kegiatan monitoring tim dibagi dua. Untuk monitoring di RSUD  Bangli dipimpin langsung oleh Kajarai Bangli, Nur Handayani SH, sementara untuk monitoring peninjoan panorama gunung batur dipimpin Ketua Tim TP4D, Marhanianto SH. Ditemui di sela-sela monitoring, Kajarai Bangli Nur Handayani SH mengatakan kegiatan monitoring memang rutin dilakukan. Sebutnya, dari kasat mata memang hasil pekerjaan bagus dan pengerjaan sesuai dengan progress. “Untuk  ruang perawat sudah rampung dan tinggal dilakukan pembersihan sedangkan untuk ruang magement masih tahap finising,” ungkapnya. Beber Nur Handayani, sebelum proyek diserahterimakan tentu harus dilakukan kajian dengan melibatkan tim ahli dan jika seandainya ditemukan penyimpangan maka akan dikoordinasikan dengan Inspektorat. “Apa yang menjadi temuan, kami sampaikan ke Inspektorat selaku tim pemeriksa di kabupaten,” ujarnya. Kasi Intel Kejari Bangli Marhaniyanto melakukan monitoring ke proyek peninjauan panorama di Penelokan, Kecamatan Kintamani. Dikatakan, sejauh ini pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar, khusus yang berkaitan dengan hukum tidak ada persoalan. “Sementara ini tidak ada masalah, baik administrasi maupun pelaksanaan pembangunan,” sebutnya. Di sisi lain, untuk progress proyek ini baru sekitar 85 persen, sedangkan  massa kontrak hingga 25 Desember mendatang. Ditanya rampung tidaknya proyek tersebut, pihaknya tidak berani memastikan. Dikatakan bahwa pembayaran sesuai dengan progress atau hasil pekerjaan. Kemudian TP4D sendiri mengawal atau melakukan pendampingan untuk 21 kegiatan, mulai dari pembangunan gedung seperti RS, pasar, hingga jembatan. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.