Diposting : 10 January 2020 17:30
Husaen - Bali Tribune
Bali Tribune/ KEMBALIKAN - Nengah Sumardi siap jika dipaketkan dengan IGA Mas Sumatri, Nengah Sumardi kembalikan formulir ke DPD Golkar Karangasem.
balitribune.co.id | Amlapura - Tim penjaringan atau Tim Pilkada Golkar Karangasem secara resmi menutup seluruh proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah, Kabupaten Karangasem. Sudah ada lima Balon yang mengembalikan formulir pendaftaran, masing-masing, IGA Mas Sumatri, I Made Sukerana, I Nengah Sumardi, I Wayan Tama, dan I Gusti Ngurah Setiawan. Awalnya ada enam Balon yang sudah mengembalikan formulir, hanya saja satu orang Balon yakni I Wayan Artha Dipa yang menyatakan mundur dari Penjaringan Golkar Karangasem. 
 
Di hari terakhir pemgembalian formulir pendaftaran, Kamis (9/1), I Nengah Sumardi dan I Wayan Tama datang untuk mengembalikan formulir. “Sudah ada lima Balon yang mengembalikan formulir, awalnya ada enam Balon tapi satu orang menyatakan mundur dari penjaringan,” ucap I Gusti Ngurah Setiawan, Plt Ketua DPD Golkar Karangasem, kepada wartawan kemarin. Kelima nama Balon tersebut nantinya akan diserahkan ke DPD I Golkar Karangasem, untuk digodok sebelum kemudian muncul tiga nama yang akan diserahkan atau diusulkan ke DPP Golkar pusat.
 
Ketika ditanya soal kapan perkiraan rekomendasi itu akan turun dari DPP Golkar pusat, Gusti Ngurah Setiawan mengaku belum bisa memastikan. “Ya kan ini masih berproses. Nati ada tiga nama yang akan diusulkan ke pusat, setelah itu baru akan dilakukan survey terhadap tiga orang calon itu sebelum akhirnya rekomendasi itu keluar berdasarkan hasil survey,” tandasnya.
 
Sementara itu, pasca pengembalian formulir oleh I Nengah Sumardi, artinya sudah ada dua tokoh dari Kader Golkar, masing-masing I Nengah Sumardi dan I Made Sukerana yang akan mendampingi IGA Mas Sumatri dalam Pilkada mendatang. Hanya saja siapa yang nantinya akan mendapatkan rekomendasi semua ditentukan oleh DPP Golkar pusat. Sementara itu, I Nengah Sumardi kepada wartawan Kamis kemarin mengaku sebagai kader dirinya akan tunduk dan patuh terhadap apapun yang menjadi keputusan DPP Golkar Pusat.
 
Pun demikian jika nanti direkomendasikan untuk berpaket dengan Mas Sumatri dirinya mengaku siap. “Ya terserah bagaimana keputusan DPP, ini kan masih berproses dan Golkar punya mekanisme untuk menetukan itu. Kalau nantinya mendapatkan rekomendasi dari DPP ya tentu harus menjalin komunikasi intens,” ucapnya.