Diposting : 19 June 2019 11:47
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/ RAPAT – Plt DPD II Partai Golkar Buleleng IGK Kresna Budi memimpin rapat pleno, Selasa (18/6).
balitribune.co.id | Singaraja - Setelah menerima mandat memegang kendali DPD Partai Golkar Buleleng, IGK Kresna Budi berancang-ancang melakukan penggusuran pengurus lama. Sejumlah nama yang menjadi target sudah dikantongi dan segera dilakukan revitalisasi (istilah yang digunakan Kresna Budi, red).
 
Kepastian revitalisasi pengurus Golkar terlihat saat beberapa pengurus DPD II Golkar Buleleng,  Selasa (18/6) menggelar rapat pleno, di Sekretariat DPD II Golkar Buleleng. Kresna Budi selaku pemegang mandat Plt Ketua DPD II Golkar Buleleng, memimpin jalannya rapat.
 
Kresna Budi mengaku, revitalisasi pengurus ini berdasarkan arahan dari DPD I Golkar Bali agar mengganti kader yang duduk di struktur partai. Namun sebelum itu, Kresna Budi mengaku meminta masukan sejumlah pengurus Golkar lainnya, sehingga keputusan nantinya tidak menimbulkan gejolak internal.
 
"Dalam me-revitalisasi pengurus, saya perlu aspirasi dari bawah. Mereka mengatakan perlu penyegaran, supaya banyak berbuat untuk Buleleng," ujar Kresna Budi.
 
Politisi yang dikenal dekat dengan Sumarjaya Linggih alias Demer ini memastikan semua kader akan mendapat tempat layak termasuk beberapa kader Partai Golkar yang tidak duduk lagi di struktur akan ditempatkan pada posisi penasihat partai.
 
"Tidak ada istilah penyingkiran. Ini hanya bagian dari penyegaran dan upaya pengkaderan yang mesti dilakukan Golkar Buleleng," imbuh dia.
 
Menurut Kresna Budi, nantinya akan ada beberapa kader baru yang masuk Golkar dan kemungkinan duduk di kepengurusan. Dan itu sebagian besar adalah kader muda dan punya potensi. "Kami akan masukan orang baru, untuk penguatan. Semakin ada penyegaran, semakin bagus apalagi sampai 75 persen. Ada pergantian, berarti Golkar diminati anak-anak muda. Nanti akan ada tenaga baru di Golkar, kader muda dan potensi," jelas Kresna Budi.
 
Tak hanya soal revitalisasi pengurus, dalam rapat pleno DPD II Golkar Buleleng tersebut juga dibahas terkait pucuk kepemimpinan DPP Golkar di pusat. Dan pengurus Golkar Buleleng sepakat secara aklamasi mendukung Airlangga Hartanto kembali duduk di Ketua Umum (Ketum) Golkar. 
"Melihat partai solid, kami secara aklamasi mendukung Pak Airlangga  Hartanto sebagai Ketum dan mendukung pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin," tandasnya.