Diposting : 4 October 2018 22:57
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
KUNJUNGI - Bupati Suwirta kunjungi lansia miskin di Gembalan.
BALI TRIBUNE - Hidup memilukan nampaknya masih menyelimuti sejumlah warga  di Kabupaten Klungkung. Seperti yang dialami Ni Wayan Karian (67). Lansia kurang mampu ini merupakan warga Dusun Gembalan, Desa Selat, Kecamatan Klungkung, yang menenpati rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Menyikapi hal tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta  langsung turun ke lokasi meninjau lansia kurang mampu tersebut, Rabu (03/10).
 
Ni Wayan Karian yang merupakan lansia kurang mampu ini tinggal bersama keponakannya,  Ni wayan Suriani (49). Selain rumah tinggalnya yang tidak layak huni, kondisi dapurnya pun tampak kurang layak karena terbuat dari bedeng anyaman bambu yang sudah rusak. “Kita mendapat laporan bahwa ada keluarga lansia yang katanya tidak mendapat bantuan, untuk itu kita turun melihat langsung kelapangan untuk memastikan kebenarannya,” ujar Bupati Suwirta didampingi Camat Klungkung Komang Gde Wisnuadi dan Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, IB Anom Adnyana.
 
Sekdes Desa Selat Ketut Ariawan mengatakan, Ni Wayan Karian dan Ni Wayan Suriani telah mendapatkan perhatian dari Pemkab Klungkung. “Untuk melangsungkan hidupnya, Ni Wayan Karian dan Ni Wayan Suriani mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah berupa beras yang rutin diterimanya,” jelas Ketut Ariawan.
 
Warga kurang mampu ini juga telah mendapatkan perawatan dari puskesmas setempat. Bahkan telah terdaftar akan menerima bantuan satu paket bedah rumah. Selain mengandalkan bantuan dari Pemerintah Daerah, Ni Wayan Suriani yang masih mampu beraktivitas, untuk mengisi kesehariannya Ni Wayan Suriani bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan 20 ribu per hari.
 
Atas kondisi tersebut, Bupati Suwirta langsung memerintahkan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memprioritaskan program bedah rumah untuk warga kurang mampu ini lengkap dengan listrik dan air bersih. Selain itu pihaknya juga menargetkan tahun 2020 bedah rumah dan rehab rumah di Kabupaten Klungkung harus sudah tuntas semua.
 
Untuk menuntaskan program bedah dan rehab rumah di tahun 2020, Pejabat asal Nusa Ceningan ini akan mengumpulkan semua kepala desa/Perbekel di Kabupaten Klungkung. Pihaknya berharap semua kepala desa/Perbekel agar mengeluarkan data terkait keberadaan warga kurang mampu, “Nanti saya akan kumpulkan para kepala desa/perbekel untuk mengeluarkan data warga kurang mampu. Seburuk apapun data itu di desa tolong dikeluarkan semua,” imbuh Bupati Suwirta.
 
Saat peninjauan itu, Bupati Suwirta juga menyerahkan bantuan sembako berupa beras, kopi, gula, susu, minyak goreng dan uang tunai.