Diposting : 19 December 2019 06:15
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ LAHAN PARKIR - Kondisi lahan parkir di Pura Pucak Hyang Ukir.
balitribune.co.id | Bangli - Serangkian pelaksanaan upacara Giri Kertih lan Ngusaba Bathare Turun Kabeh di pura Pucak Hyang Ukir yang akan dilaksanakan tanggal 8 Febroari 2020 nanti berbagai persiapan mulai dilaksanakan pengempon pura. Diprediksi ribuan umat akan tangkil sembahyang dalam upacara tersebut. Mengantisipasi membludaknya kendaraan pemedek, pengempon pura melakukan penataan areal parkir. Untuk pengaspalan pengempon pura memohoan bantuan kepada pemerintah daerah.
 
Kelian adat Puri Kanginan Anak Agung Adi Putra mengatakan pengempon pura pucak yang ukir sebanyak 165 Kepala Keluarga (KK) yakni 105 pengempon dari Puri Kanginan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli dan 60 pengempon dari Puri Bukit,Kelurahan Cempaga Bangli. Persiapan karya telah dimulai lima bulan lalu, diantaranya melakukan perbaikan beberapa bangunan suci, pembuatan akses jalan bagi pemedek dan pembuatan lahan parkir. ”Untuk mempercepat proses pengerjaan pengempon pura rutin melakukan kegiatan gotong royong,” kata Agung Putra, Rabu (18/12).
 
Kata Agung Putra, dalam karya Ngusaba Bathare Turun Kabeh, sesuhunan dari beberpa banjar yang masuk dalam wadah  “Gebog Domas” nyejer selama karya. Sehingga diprediksi ribuan umat akan tangkil sembahyang. ”Membludaknya kendaraan kami antisipasi dengan  menyediakan beberapa kantong  parkir,” jelasnya seraya menambahkan ada dua kantong parkir sedang ditata.
 
Serangkian penataan areal parkir pihaknya memohon bantuan untuk pengaspalan ke Pemkab Bangli. “Untuk surat permohonan sudah kami ajukan dan mudah-mudahan bisa dibantu untuk pengaspalanya,” harapnya.
 
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bangli, Made Soma saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat  permohoan bantuan pengaspalan untuk areal parkir di Pura Pucak Hyang Ukir. ”Petugas kami sudah turun ke lokasi melakukan survei,” kata Made Soma. 
 
Dari hasil survai ternyata lebar jalan menuju areal parkir diatas hanya 3 meter, sehingga perlu dilakukan pelebaran. Dari hitung-hitungan untuk volume penataan parkir berikut pelebaran jalan 2274 meter persegi. Jika memakai space hotmik  tentu perlu lagi dilakukan pemadatan  badan jalan yang telah ada. ”Jika menggunakan hotmik anggran yang dihabiskan bisa mencapai Rp 200 juta lebih,” sebut Made Soma.