Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Bencana, Pemkab Karangasem Gelar Pelatihan Usaha untuk Masyarakat

TERIMA - Bupati Karangasem menerima perwakilan Dirjen Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

BALI TRIBUNE - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri  membuka kegiatan Bimbingan Teknis, Fasilitasi Mesin dan Izin Usaha dalam rangka Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pasca Bencana Erupsi Gunung Agung, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem,  Selasa (2/10). Peserta bimbingan teknik itu berjumlah 90 orang, masing-masing bimbingan teknik terdiri dari 30 orang, dengan narasumber dan sumber dana dari Direktorat Jendral Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdaganagan Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Suarta menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan ini Dipa Kementrian Perindustrian melalui Ditjen Indrustri Kecil dan Menengah (IKM) tahun 2018 dan Pemerintah Kabupaten Karangasem bekerja sama dalam mempercepat pertumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah pasca terjadinya erupsi Gunung Agung di wilayah atau Kawasan Rawan bencana. “Tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini adalah untuk menumbuh kembangkan indrustri kecil dan menengah dengan memberikan fasilitasi mesin dan ijin usaha di Kabupaten Karangasen yang terdampak erupsi Gunung Agung,” sebutnya. Pelaksanaan kegiatan telah berlangsung di tiga desa terdampak erupsi Gunung Agung yaitu bimtek, fasilitasi mesin dan ijin usaha pengolahan gula aren (gula semut) yang dilaksanakan di Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat pada tanggal 2-10 Oktober 2018, bimtek fasilitasi mesin dan ijin usaha pengolahan buah salak yang dilaksanakan di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat pada tanggal 10-18 oktober 2018, bimtek fasilitasi mesin dan ijin usaha anyaman Ate yang dilaksanakan di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat pada tanggal 18-26 Oktober 2018. Bupati Mas Sumatri menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya partisipasi dari seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, sangat membantu Kabupaten Karangasem dalam menumbuhkembangkan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Karangasem dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki pasca bencana erupsi Gunung Agung untuk dijadikan produk yang kreatif dan menjadi unggulan Kabupaten Karangasem. Kabupaten Karangasem merupakan daerah yang diberi anugerah Tuhan dengan berbagai potensi yang dimiliki. “Namun, di balik itu, dari komposisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis, Kabupaten Karangasem menyimpan potensi bencana yang diakibatkan alam maupun non alam salah satunya adalah erupsi Gunung Agung,” ucapnya. Sesdirjen IKM Edi Siswanto mengatakan, Kementerian Perindustrian mempunyai tugas dan fungsi terkait dengan pembinaan dan pengembangan serta pertumbuhan wirausahaan baru. Dengan ini maka dibuka bimbingan teknis. Jumlah wirausahaan di Indonesia relatif sekarang belum begitu banyak maka diharapkan dalam kegiatan bimbingan teknis ini akan muncul wirausahaan baru yang kedepannya bisa meningkatkan perekonomian daerah.  

wartawan
redaksi
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.