Diposting : 12 November 2019 22:06
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune/ PANJI - Pataka dan panji-panji dan surat I Gusti Ngurah Rai, di wilayah Kabupaten Buleleng, Selasa (12/11).
balitribune.co.id | Singaraja - Pataka dan panji-panji dan surat I Gusti Ngurah Rai, di wilayah Kabupaten Buleleng, serangkaian napak tilas dalam rangka Hari Pahlawan, Selasa (12/11). Upacara penyerahan Pataka panji-panji dan surat sakti pahlawan I Gusti Ngurah Rai berlangsung di Lapangan Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.
 
Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bertindak selaku Inspektur upacara sekaligus menandatangani serah terima disaksikan oleh anggota Forkopimda Buleleng, Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng, dan LVRI. Dalam pelaksanaan apel, dibacakan surat sakti I Gusti Ngurah Rai kepada Overste Termuelen yang menggambarkan penolakan masyarakat di Bali akan kehadiran pasukan Belanda, dan Siap mengusir pasukan Belanda dari tanah Bali.  
 
Sebelumnya, Pataka panji–panji dan surat sakti pahlawan I Gusti Ngurah Rai ini bersemayam di Kabupaten Jembrana. Usai melakukan serah terima, pembawa Pataka panji–panji dan surat sakti pahlawan I Gusti Ngurah Rai kemudian dilepas oleh Wabup Sutjidra, mengikuti rute yang sudah ditentukan. Dalam rute tersebut, rombongan akan menuju Monumen Dharma Yudha Mandala di ex. Pelabuhan Buleleng, kemudian menuju Taman Makam Pahlawan Curastana untuk berziarah. Selanjutnya rombongan menuju Monumen Perjuangan Tri Yudha Sakti untuk disemayamkan. Berikutnya, Rabu (13/11) rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Desa Abang Kabupaten Karangasem untuk diserah terimakan ke kabupaten Karangasem.
 
Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, napak tilas ini merupakan salah satu cara menghargai dan mengenang kepahlawanan dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai. Wabup Sutjidra menambahkan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme. Ia berharap, generasi muda Buleleng bisa mengimplementasikan semangat dari I Gusti Ngurah Rai tersebut.