Diposting : 27 April 2018 20:38
Agung Samudra - Bali Tribune
pos Payangan
Keterangan Gambar: 
BERANTAKAN - Kondisi bangunan pos pantau di pertigaan Payangan Batur Selatan berantakan.

BALI TRIBUNE - Bangunan pos pantau di pertigaan Payangan di Desa Batur Selatan, Kintamani sudah sejak lama tidak terawat. Bangunan pos yang mencaplok sebagian trotoar itu kondisinya sangat memprihatinkan. Atap pos gentenya banyak yang sudah lepas, tembok pos sudah mulai kusam dan dipenuhi coretan  serta bagian kaca dari pos tersebut  juga nampak kusam. Karena saking lamanya tidak difungsikan, banguan pos tersebut kini dimanfaatkan untuk tempat penitipan barang oleh pedagang.

Salah seorang warga Ni Ketut Merki mengatakan kalau bangunan pos sudah rusak dan tidak difungsikan sejak lama. Kadang bangunan pos dimanfaatkan warga sewaktu-waktu jika ada kegiata upacara keagamaan. “Kadang pos dimanfaatkan oleh pecalang jika ada upacara keagamaan,” ujarnya.

Sementara warga lainya mengatakan pos tersebut dibangun sudah lama, kira-kira tahun 1990-an oleh Dinas Pariwisata. Karena tidak pernah tersentuh pemeliharaan, kondisi pos sangat memprihatinkan. Bahkan karena tidak pernah dimanfaatkan kini banguan pos beralih fungsi dijadikan tempat penitipan barang oleh pedagang. “Sudah sejak lama tidak ada petugas yang menempati pos tersebut, kini pos justru  dijadikan tempat penitipan barang,” ujarnya

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Bangli I Wayan Adnyana saat dikonfirmasi terkait bangunan pos yang mangkrak tersebut mengatakan untuk banguan pos bukan merupakan aset dari Disparbud.  “Itu bukan aset kami, tidak tercacata dalam aset kami,” ujarnya.