Diposting : 17 February 2020 00:08
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune/ PEMERIKSAAN - Peserta seleksi CPNS menjalani pemeriksaan ketat sebelum memasuki ruangan seleksi.

balitribune.co.id | Negara - Tes tahap pertama test SPNS yakni Computer Asistance Test (CAT) untuk Tes SKD (seleksi kompetensi dasar) yang digelar selama dua hari mulai Jumat (14/2) hingga Sabtu (15/2) diikuti ribuan pelamar. Namun berdasarkan informasi, Minggu (16/2), selama pelaksanaan test yang digelar, justru puluhan pelamar CPNS tidak hadir.

Seluruh persrta seleksi CPNS harus menjalani pemeriksaan oleh panitia seleksi sebelum memasuki ruangan seleksi. Suasana ketat mulai saat peserta secara bergiliran akan memasuki ruangan. Di meja panitia sudah disiagakan para petugas administrasi sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi terutama yang berkaitan dengan identitas diri. Peserta yang identitasnya meragukan diminta untuk menandatangani surat pernyataan. Peserta saat memasuki ruangan, di depan pintu masuk, petugas Satpol PP melakukan pemeriksaan metal metal detector.

Petugas mengantisipasi adanya barang-barang mencurigakan yang disinyalir dibawa oleh peserta. Jika semua syarat telah dilampoi dan dinyatakan tidak ada masalah peserta disilahkan masuk ke ruangan. Dari total 2.896 peserta PNS Kabupaten Jembrana yang sedianya mengikuti tes tahap pertama, ternyata 99 orang dinyatakan tidak hadir.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana I Made Budiasa mengatakan, selama dua hari tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berjalan lancer sesuai harapan dan peserta mampu menyelesaikannya dengan baik. Namun puluhan peserta juga ada yang dinyatakan gugur lantaran selama dua hari pelaksanaan tes, mereka tidak hadir. Peserta yang telah memenuhi passing grade akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang.

Ā Bupati Jembrana I Putu Artha yang sempat memantau pelaksanaan seleksi mengatakan seleksi CPNS dilaksanakan secara transparan sehingga seluruh peserta bisa mengkroscek langsung hasilnya apabila merasa tidak puas terhadap hasil yang diperolehnya. Pihaknya menegaskan tidak ada rekayasa dalam test CPNS.