Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 11 June 2016 13:03
redaksi - Bali Tribune
pakerisan
Keterangan Gambar: 
TELUSURI - Peserta tapak tilas telusuri sejarah Peradaban DAS Pakerisan, Jumat (19/6).

Gianyar, Bali Tribune

Ratusan peserta mengikuti kegiatan Tapak Tilas DAS Pakerisan serangkaian HUT Purbakala ke 103 di Areal Pura Pengukur Ukuran Pejeng Kangin, Jumat (10/6).  Melibatkan pegawai di lingkungan Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali, juga perwakilan dari masing masing sekolah SMA dan SMK, dan Karang Taruna Di sekitar DAS Pakerisan di Kabupaten Gianyar.

Ketua panitia, Andi Syarifudin, mengatakan, napak tilas yang baru pertama kali digelar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali. Tujuannya untuk mengenalkan secara langsung cagar budaya yang ada di Gianyar khususnya DAS Pakerisan. Nantinya para peserta  akan mengetahui bagaimana pentingnya melestarikan cagar budaya.

Lanjutnya, jalur Napak Tilas DAS Pakerisan kurang lebih sepanjang 10 km  yang dilalui, dibagi menjadi 5 pos dari selatan menuju utara, pos pertama merupakan awal di Pura Pengukur Ukuran kemudian menuju pos ke 2 di Candi Tebing Kerobokan, pos ke 3 di Pura Ulunsuwi Pulagan, pos ke 4 di Candi Tebing Gunung Kawi, dan pos terakhir atau ke 5 di pura Mengening Tampaksiring yang merupakan lokasi finish dari napak tilas DAS Pakerisan.          

Sebelum melepas para peserta napak tilas, Bupati Gianyar yang akrab disapa Agung Bharata menyampaikan bahwa sangat penting bagi generasi muda untuk menghayati dan melestarikan cagar budaya. Beliau juga memberikan apresiasi barang siapa yang mencapai finish pertama dan bisa menjelaskan obyek cagar budaya yang dilewati akan memperoleh 10 juta rupiah.