Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Samakan Kualitas Pendidikan, 250 Guru di Klungkung Bakal Kena Mutasi

Bali Tribune/ Drs Dewa Gde Darmawan
balitribune.co.id | Senarapura - Untuk memetakan sistem baru Sistem Zonasi siswa di KLungkung pada tahun ajaran 2019 – 2020 ini,Dinas Pendidikan KLungkung bakal menggelar mutasi Guru besar besaran.
 
Hal itu ditegaskan Kadisdik Klungkung Drs Dewa Gde Darmawan,MPd. Saat ditemui diruang kerjanya Dewa Darmawan menyebutkan bahwa mutasi guru ini sasarannya inovasi terkait pelayanan publik. Jangan sampai mutasi ini dianggap sebagai hukuman. Ia membeber persoalan pendidikan di Klungkung ini dengan mempetakan  dengan sistim baru sistim zonasi. Berangkat dari keberhasilan zonasi siswa ini,sebagai wujud tanggup jawab Dinas Pendidikan Klungkung  diharapkan sekolah  mampu memberikan pelayanan sesuai kebutuhan sekolah, agar kualitas seluruh sekolah nantinya merata.
 
“Kualitas bisa dilihat dari keberadaan siswa, guru dan sarana prasarana. Karena ini bermuara pada kekususan, penilaian Zonasi PPDB sudah berjalan baik. Kini tinggal zonasi guru dan sarana prasarana yang perlu dipetakan. Nantinya Sarana prasarana juga akan diadakan salah satunya belajar bersama di sekolah yang sarana prasarananya lengkap. Ini juga sasarannya pendidikan karakter membangun kebersamaan guru berbaur dengan siswa,” ujar Dewa Gde Darmawan.
 
Nantinya setiap satu sekolah akan ada 2 orang guru (MI, TK ,SD maupun SMP) yang kena mutasi dari sekitar 250 guru dari 1.700 guru seluruhnya. Namun dari keseluruhan kebanyakan guru  SD yang kena mutasi kali ini. Jumlah sekolah di Klungkung untuk jenjang SD 140, SMP 24 dan TK Negeri 16 Sekolah. Untuk tahun ajaran  baru 2019 – 2020 ini SMP 4 Banjarangkan  bisa belajar lab di SMP 2. Disamping itu SMP Satap Takmung juga belum punya lab,bisa belajar ke SMPN 1 Banjarngkan atau ke SMPN 1 Semarapura, Klungkung atau SMP 4 Klungkung bisa belajar Lab di SMPN 2 atau SMPN 1 Semarapura, Klungkung, sebutnya.
 
Dengan Zonasi guru ini nantinya pendidikan di setiap sekolah nilai kualitas guru relatif sama. Untuk menuju hal tersebut maka perlu dilakukan mutasi besar-besaran. ”Ada beberapa indikator untuk menilai kualitas guru dengan 3 indkator antara lain pertama Uji kompetensi guru. Kedua, penilaian kinerja guru (PKG) yang bisa dipakai untuk melengkapi angka kredit dalam kenaikan pangkat guru. Ketiga, penilaian disiplin, didasarkan dari absen retina,” terangnya.
 
Terkait rencana mutasi ini, banyak guru yang menelpon Kadisdik dengan harapan tidak dimutasi. Dirinya balik meminta tolong juga kepada guru untuk bisa bersama-sama memajukan pendidikan di Klungkung. “Disdik dalam memutasi guru juga mempertimbangkan sertifikasi guru, lokasi tinggal para guru di Klungkung. Mutasi dilakukan antar kecamatan. Namun ada juga akan dilakukan ke kecamatan lain jika ditemukan kualisifikasi yang dibutuhkan. Prosesnya sudah dilakukan sekitar 4 bulan yang lalu,kini tinggal pengesahan  dan targetnya tuntas dalam minggu ini,” beber Dewa Darmawan optimis. (u)
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.