Diposting : 16 September 2019 22:42
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ TINJAU - Kemenhub RI tinjau rencana pelabuhan di Nusa Penida.
balitribune.co.id | Semarapura - Percepat pembangunan pelabuhan segitiga emas, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI tinjau Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida dan Bias Munjul, Nusa Ceningan dalam rangka survey titik pelabuhan yang akan dibangun dan pesentasi pembangunan pelabuhan segitiga emas, di Kecamatan Nusa Penida, Jumat (13/9).
 
Kedatangan Tim Kemenhub ini dipimpin Kasubid Prasarana, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan RI, Beta Margunadi bersama Plt. Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB, Asberlias Rajah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Gede Nyoman Ary, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana serta Camat Nusa penida I Komang Widyasa Putra.
 
Kasubid Prasarana, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Beta Margunadi mengatakan Pembangunan Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul merupakan salah satu bentuk dukungan Kementerian Perhubungan agar daerah Nusa Penida memiliki akses yang baik untuk pendistribusian logistik serta menunjang fasilitas pariwisata.
 
“Pada dasarnya kita mendukung pembangunan Pelabuhan kementerian mendukung penuh program yang disampaikan pemerintah daerah untuk membangun pelabuhan. Kita ditugaskan turun langsung meninjau titik batas-batas tanah yang dibebaskan menjadi pelabuhan, kita juga melihat langsung keseriusan dari pemerindah daerah percepatan pembangunan pelabuhan sampalan maupun bias munjul. Mudah-mudahan tidak ada kendala, tahun depan sudah dimulai pengerjaan fisiknya," ujar Beta Margunadi
 
Plt. Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan NTB, Asberlias Rajah dirinya minta percepat proses persetifikatan lahan untuk yang dibias munjul, guna percepatan proses administrasinya. Pihaknya juga meminta agar mengantisipasi dampak sosial masyarakat yang ada disekitarnya dalam proses pembagunan pelabuhan ini, sehingga tidak mengganggu disekitarnya.
 
Sementara itu dihubungi terpisah, Minggu(15/9), Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sucitra membenarkan adanya peninjauan tersebut. Dirinya menjelaskan dirinya terus melakukan penyempurnaan sehingga proses pembangunan pelabuhan ini bisa segera terwujud dan tidak ada hambatan. "Kita terus koordinasikan kepada kementerian, BPTD serta dengan konsultan, sehingga betul-betul matang," ujar Nyoman Sucitra
 
Setelah melakukan survey lokasi, dari Kemenhub dan pihak konsultan juga melaksanakan rapat finalisasi memastikan gambar, posisi, maupun bentuk dari pelabuhan Segitiga Emas tersebut. (u)
https://www.instagram.com/hondafansbali/