Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sehari, Sembilan Orang Digigit Anjing Rabies

AMBIL SAMPEL - Petugas Kesehatan Hewan saat mengambil sampel anjing yang menggigit warga.





BALI TRIBUNE - Data Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dari hasil laporan masyarakat, diketahui bahwa dalam sehari pada Minggu (6/1) lalu ada sembilan orang digigit anjing rabies di Banjar Ayung, Kelurahan Semarapura Klod, Kabupaten Klungkung. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan KLungkung, dr Jaya Putra, Senin (14/1) mengatakan, mula-mula anjing yang mengidap rabies itu menggigit pemiliknya, kemudian berlari dan menggigit orang lainnya, yang kebetulan lewat di dekan anjing tersebut. “Setelah menggigit beberapa orang, anjing tersebut berprilaku aneh dengan  menggigit barang bekas dan batu. Setelah itu anjing tersebut langsung mati di tempat, dan kami sudah memeriksa anjing itu ke Laboratorium Kesehatan Hewan,” jelas Jaya Putra. Ia kemudian memerinci kesembilan korban gigitan anjing penderita rabies tersebut maupun yang berinteraksi dengan anjing penderita rabies, yakni Luh Ari Nurasih (40) alamat Banjar Ayung Semarapura Klod sudah divaksin VAR tanggal 6 Januari 2019, Komang gede Wiguna (8) alamat sama sudah divaksin tanggal 6 Januari, Ketut Darmawan (39) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 6 Januari di UGD RSU Klungkung, Kadek Linda (23) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari. Kemudian Luh Ayu Mas Purnama Dewi (10) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal  7 Januari 2019, Luh Putu Widyaningsih (8) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 7 Januari, Gede Eka Surya Putra (11) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari, Komang Arjuna (6) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari, dan Ni Made Sri Maharani (5) alamat sama sudah divaksin VAR  tanggal 11 Januari. Jaya Putra mengatakan,  untuk anjing penderita rabies yang sudah mati tersebut otaknya diambil untuk diperiksa di laboratorium sampelnya oleh petugas. “Hasil pemeriksaan laboratorium keluar tanggal 8 Januari dengan hasil anjing positif rabies dan kembali dilakukan pelacakan kasus rabies, akhirnya ditemukan lagi dua orang tergigit dan tiga orang yang sering kontak dengan anjing tersebut dengan total keseluruhan yang menderita penyakit  rabies sembilan orang  dan segera dilakukan vaksinasi,” terang Jaya Putra. Petugas Kesehatan Hewan, lanjut dia, langsung melakukan sosialisasi untuk hewan peliharaan lainnya yang ada di kawasan Banjar Ayung, Semarapura Klod dan sekitarnya seperti anjing dan kucing semua terpaksa dieliminasi sedangkan orang yang tergigit anjing semua sudah diberikan VAR dan dua orang yang dengan gigitan anjing sudah diberikan juga SAR (serum anti rabies)  di UGD RSUD Klungkung.

wartawan
Ketut sugiana
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.