Diposting : 15 January 2019 20:56
Ketut sugiana - Bali Tribune
AMBIL SAMPEL - Petugas Kesehatan Hewan saat mengambil sampel anjing yang menggigit warga.
BALI TRIBUNE - Data Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung dari hasil laporan masyarakat, diketahui bahwa dalam sehari pada Minggu (6/1) lalu ada sembilan orang digigit anjing rabies di Banjar Ayung, Kelurahan Semarapura Klod, Kabupaten Klungkung.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan KLungkung, dr Jaya Putra, Senin (14/1) mengatakan, mula-mula anjing yang mengidap rabies itu menggigit pemiliknya, kemudian berlari dan menggigit orang lainnya, yang kebetulan lewat di dekan anjing tersebut.
 
“Setelah menggigit beberapa orang, anjing tersebut berprilaku aneh dengan  menggigit barang bekas dan batu. Setelah itu anjing tersebut langsung mati di tempat, dan kami sudah memeriksa anjing itu ke Laboratorium Kesehatan Hewan,” jelas Jaya Putra.
 
Ia kemudian memerinci kesembilan korban gigitan anjing penderita rabies tersebut maupun yang berinteraksi dengan anjing penderita rabies, yakni Luh Ari Nurasih (40) alamat Banjar Ayung Semarapura Klod sudah divaksin VAR tanggal 6 Januari 2019, Komang gede Wiguna (8) alamat sama sudah divaksin tanggal 6 Januari, Ketut Darmawan (39) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 6 Januari di UGD RSU Klungkung, Kadek Linda (23) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari.
 
Kemudian Luh Ayu Mas Purnama Dewi (10) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal  7 Januari 2019, Luh Putu Widyaningsih (8) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 7 Januari, Gede Eka Surya Putra (11) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari, Komang Arjuna (6) alamat sama sudah divaksin VAR tanggal 8 Januari, dan Ni Made Sri Maharani (5) alamat sama sudah divaksin VAR  tanggal 11 Januari.
 
Jaya Putra mengatakan,  untuk anjing penderita rabies yang sudah mati tersebut otaknya diambil untuk diperiksa di laboratorium sampelnya oleh petugas.
 
“Hasil pemeriksaan laboratorium keluar tanggal 8 Januari dengan hasil anjing positif rabies dan kembali dilakukan pelacakan kasus rabies, akhirnya ditemukan lagi dua orang tergigit dan tiga orang yang sering kontak dengan anjing tersebut dengan total keseluruhan yang menderita penyakit  rabies sembilan orang  dan segera dilakukan vaksinasi,” terang Jaya Putra.
 
Petugas Kesehatan Hewan, lanjut dia, langsung melakukan sosialisasi untuk hewan peliharaan lainnya yang ada di kawasan Banjar Ayung, Semarapura Klod dan sekitarnya seperti anjing dan kucing semua terpaksa dieliminasi sedangkan orang yang tergigit anjing semua sudah diberikan VAR dan dua orang yang dengan gigitan anjing sudah diberikan juga SAR (serum anti rabies)  di UGD RSUD Klungkung.