Diposting : 14 April 2019 23:13
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ ANDALAN - Sejak dibuka akses Pantai Diamond Beach menjadi ansalan kunjungan para wisatawan di Nusa Penida.
Balitribune.co.id | Semarapura - Salah satu obyek destinasi anyar yang kini melejit menjadi perhatian para wisatawan yang datang berkunjung ke Nusa Penida adalah Pantai Diamond Beach. Pemandangan kawasan pantai Atuh, tebing yang menggelilingi sekiran pantai tampak megah dan gagah menggoda hati saat mata memandang. 
 
Atuh banyak memiliki spot destinasi yang mantap dalam satu kawasan dengan Molenteng, Raja Lima/Pulau Seribu tapi yang sekarang jadi primadona yakni Diamond Beach. Setelah akses menuju pantai yang menawarkan keindahan yang teramat cantik  dibuka tahun 2018 sebelumnya hanya dinikmati dari ketinggian tebing. 
 
Hanya 20 meter dari area parkir, wisatawan sudah bisa melihat Diamond Beach yang berada disamping kanan dari atas tebing. Andrenalin terpacu menuruni anak tangga hingga berada di bibir pasir. “Spot wisata ini paling primadona diincar para wisatawan, setelah dibuka oleh warga tahun 2018,” kata tour guide Dewa Rai. 
 
Mata merasa nyaman melihat gugusan pulau kecil, birunya air laut serta balutan pasir putih sepanjang pantai. Akses menuju ke pantai yang dibuat warga setempat dengan memotong dinding bukit dengan ketinggian 25 agar mempermudah wisatawan berkungjung menuju pantai. Menuruni anak tangga dibutuhkan stamina extra bagi anak-anak dan orang usia lanjut disarankan untuk tidak turun, karena medan cukup berat dan berisiko bagi keselamatan. 
 
Warga setempat, I Wayan Sudarsana mengatakan Diamond Becah sendiri sebelum akses dibuka memang sangat sulit menuju ke bibir pantai. Aksesnya pun sangat berisiko sekali, biasanya warga turun menuju pantai untuk mancing. Kemudahan mengakses wisata ini walaupun dibutuhkan andrenalin sehingga memberikan dampak baik bagi jumlah kunjungan ke Atuh. 
 
Sementara guide travel lainnya, I Gede Sukara tidak menampik Diamond Beach rekomendasi pertama tamunya. Kata Gede, pantai terletak di ujung Tenggara Nusa Penida menyajikan pemandangan yang komplit kombinasi abstrak alam tebing, pantai dan lautan lepas Samudra Indonesia. Lebih lagi, ada spot foto yang menarik bermain ayunan dengan tali kedua sisi diikat pohon kelapa.