Diposting : 30 July 2018 07:43
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Kolonel Pnb Wayan Superman dan Kolonel Pnb Wibowo Cahyono, SS., MPP
BALI TRIBUNE - Dihadapkan dengan dinamika padatnya kegiatan dinas dan protokoler selama 1 tahun 7 bulan 1 hari (19 bulan) menjabat Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Ngurah Rai, seolah merupakan waktu yang singkat. Pasalnya, Senin (30/7) pagi ini, Kolonel Pnb Wayan Superman harus hijrah ke daerah lain dan dijadwalkan melakukan serah terima jabatan (sertijab) kepada penggantinya Kolonel Pnb Wibowo Cahyono, SS., SSos., di Markas Komando Operasi Angkatan Udara II (Koops AU II) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
 
“Terima kasih atas segala bentuk dukungan selama saya menjabat Danlanud Ngurah Rai. Mohon doa restunya selalu dan tiba saatnya saya harus mengemban tugas selanjutnya di tempat yang baru sebagai Aspers Kas Koopsau II Makassar,” ujar Kolonel Wayan Superman dalam obrolan santai selama tiga jam di sela Pagelaran “Cinta Putih” persembahan kasih Anne Avantie di Rumah Luwih, Gianyar, akhir pekan lalu.
 
Sambil beberapa kali menyeruput kopi, perwira menengah (Pamen) TNI AU kelahiran Busungbiu, Buleleng (1970) itu sempat menuturkan sejumlah pengalamannya selama menjabat Danlanud Ngurah Rai. Salah satu pengalaman yang sangat berkesan, yaitu saat terlibat dalam pengamanan secara langsung kegiatan liburan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan rombongan selama beberapa hari di Bali.
 
Saat itu, bahkan beberapa hari jelang kedatangan Raja Salman tersebut, nama Wayan Superman yang alumnus Akabri 1992 itu sempat tenar dan menjadi perhatian masyarakat, termasuk di kalangan wartawan, baik media lokal, nasional maupun internasional. Suami Erika Dewi Hindaraini ini juga dikenal sangat akrab dan dekat dengan insan media, serta mudah diminta konfirmasinya kapan saja.
 
Di lingkungan TNI AU, nama Wayan Superman juga dikenal sebagai penerbang handal pesawat Hercules, yang hingga saat ini telah mengantongi 6.000 jam terbang. Selain memerlukan kemampuan khusus, seorang penerbang juga dituntut harus mampu menganalisa dan membuat keputusan yang tepat saat menghadapi situasi dan tantangan ketika menerbangkan pesawat, termasuk melakukan manuver di udara.
 
Dalam berbagai kesempatan, Wayan Superman selalu berusaha tampil semaksimal mungkin untuk mengaplikasikan pemahaman konsep Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisuda, dan Tat Twam Asi. Diimbangi dengan sikap kejujuran diri dalam setiap berbicara, berpikir, dan bertindak.
 
Sementara, pejabat baru Kolonel Wibowo Cahyono, sebelumnya menjabat Kadep Matra Akademi Angkatan Udara. Diagendakan bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) sertijab Danlanud Ngurah Rai adalah Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, SE., MPP.