Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMAN 2 Semarapura Unggulan Bali Lomba Sekolah Sehat Nasional

PENILAIAN
PENILAI - Tim penilai tiba di SMAN 2 Semarapura SMAN 2 Semarapura dalam lomba sekolah sehat tingkat nasional.

BALI TRIBUNE - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Nengah Aryanta menghadiri acara Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2017 yang diadakan di SMA Negeri 2 Semarapura Klungkung, Senin (15/5).

Gubernur Bali I Gede Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Seksi Sertifikasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Drs. I Wayan Bagiarta Negara, App.MM menyampaikan, harus bersinergi jika menyangkut tentang masalah kesehatan, tidak ada rasa pemaksaan apabila melaksanakan program hidup sehat dan terpadu. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tempatnya bukan di suatu ruangan tetapi di lingkungan sekitar, seperti got, bak sampah, kantin, dan lainnya. Karena UKS intinya adalah sebuah kegiatan yang bersifat prefentif, bukan kuratif. Mari kita menuju kepada UKS yang berhasil dimana kunjungan kepada ruang kesehatan berjumlah minim, agar lingkungan sekitar yang bisa berguna sebagai obat dapat digunakan di UKS apabila terdapat Warga sekolah yang sakit. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan Klungkung yang merupakan kabupaten dengan wilayah terkecil di Provinsi Bali, tetapi salah satu sekolahnya yakni SMA Negeri 2 Semarapura bisa memperoleh kesempatan untuk mewakili Provinsi Bali dalam Penilaian Sekolah Sehat Tingkat Nasional. Bupati Suwirta berpesan kepada remaja agar membersihkan pikiran yang kotor untuk menuju sekolah yang bersih baik bersih secara rohani maupun jasmani.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Semarapura Drs. I Gusti Lanang Made Puji Mpd dalam laporannya menyampaikan bahwa dengan adanya Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan sekolah melalui peningkatan perilaku pola hidup bersih dan sehat, serta menciptakan lingkungan yang sehat. Melalui visi UKS SMA 2 Semarapura yakni mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas dan mandiri, SMA 2 Semarapura berusaha secara berkesinambungan mewujudkan cita-cita UKS melalui tiga program UKS (Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat sekolah kesehatan) diantaranya dengan kegiatan Kader Kesehatan meliputi penyuluhan kesehatan, pengawasan, dan pembinaan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan lainnya.

SMA 2 Semarapura dan Komite Sekolah selalu berusaha untuk membuat program hidup sehat jasmani dan rohani, agar terciptanya hubungan harmonis dan optimal guna mewujudkan sekolah sehat. Mengintegrasikan tentang pelajaran lingkungan hidup ke semua -mata pelajaran.   

Ketua Tim Penilai Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2017 Drs. Prabowo Putra, MM menyampaikan Usaha Kesehatan Sekolah ini bertujuan untuk menciptakan sekolah yang sehat dan bersih, baik bersih lingkungan dan bersih ruang kelas, agar siswa dapat belajar dengan tenang dan baik.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.